Tragis Pria Asal Denpasar Bali Ditemukan Tewas Gantung Diri di Sukabumi

Warudoyong Polres Sukabumi Kota, Kompol Budi S saat melakukan Evakuasi kepada Korban Gantung Diri, di Kota Sukabumi, Kamis (12/05/2022) | Foto: Istimewa

LINGKARPENA.ID – Tragis seorang pria berinisial RO (30) mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dengan seutas tali sabuk di atas tangga rumah milinya. Insiden ini terjadi tepatnya di Kompleks Perbata RT.06/04 Kelurahan Benteng, Kecamtan Warudoyong, Kota Sukabumi, Kamis, 12/05/2022).

Kapolsek Warudoyong Polres Sukabumi Kota Kompol Budi S mengatakan, berdasarkan keterangan dari saksi Alvin, korban RO (30) diketahui merupakan warga asal Jalan Badak Agung, VIII No.24 DPS B R /Linksumerta Kelod Denpasar Bali.

Baca juga:  Rampas Motor Pegawai Lapas, Warga Subangjaya Diamankan Polisi

Korban diketahui sudah cukup lama tinggal di Kota Sukabumi dan berprofesi sebagai pedagang Surabi. Dia biasa mangkal di eks Terminal Soerdirman, yang kini dijadikan sebagai tempat jajanan kuliner.

“Adapun kronologi kejadian berawal sekira pukul 12.15 WIB saksi Alvin Mulyadi Tanu Bakti mendatangi rumah yang dihuni oleh korban. Namun pagar depan rumahnya di gembok. Lantaran saksi merasa penasaran, sebab dari dalam rumah korban kelihatan sepi. Kemudian Alvin naik ke tembok rumah sebelah yang merupakan masih keluarga pemilik rumah,” kata Budi kepada Lingkarpena.id di lokasi.

Baca juga:  Terancam 15 Tahun Penjara Gara-gara Siap Edarkan 404 Butir Pil Koplo

Lanjut dia, setelah itu saksi langsung masuk kedalam dan memangil korban namun tidak ada yang menyahut dan saksi mau turun tangga melihat tali dan kepala korban sudah bergelantung di pegangan besi tangga sebelah bagian bawah.

“Saksi pun kaget langsung keluar sambil berlari menghubungi Ketua RT setempat serta melapor kepada Polsek Warudoyong Polres Sukabumi Kota,” jelasnya.

Baca juga:  Pasca Diterjang Bencana, Jembatan Gantung Sindangrasa Surade Minta Diperbaiki

Kapolsek menegaskan bahwa korban langsung di bawa ke RSUD R Syamsudin SH Bunut, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan aparak kepolisian belum mengetahui hasil dokter forensik.” pungkasnya.

Pos terkait