LINGKARPENA.ID | Guna mendongkrak dan mempromosikan potensi wisata, UMKM Kabupaten Sukabumi, khususnya wilayah Pajampangan, TNI Angkatan Laut Lanal Bandung melalui Posal Ujunggenteng menggelar Motor Trail Adventure dengan tema: “Jelajah Samudera Pakidulan”. Acara dipusatkan di Pantai Cibuaya, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Sabtu, 28 Juni 2025.
Kegiatan tersebut di buka secara langsung oleh Komandan Lanal Bandung Kolonel Laut (P) Muhammad Taufik, M.Tr.Hanla., M.M. Turut hadir Staf ahli Bupati Sukqbumi Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Jujun Juaeni, M.Si., serta unsur Forkopimda Kabupaten Sukabumi.
Dalam sambutannya, Danlanal Bandung menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan Strategi Pengembangan Wisata Pantai Dalam Peningkatan Pendapatan Ekonomi Masyarakat Pesisir Di Kabupaten Sukabumi, yang memiliki potensi wisata dan dapat memberikan keuntungan besar pula bagi peningkatan perekonomian daerah.
“Kami TNI Angkatan Laut hadir di Ujunggenteng dengan mengadakan kegiatan Trail Adventure Jelajah Samudera Pakidulan, dengan tujuan berkontribusi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Ujunggenteng di Kabupaten Sukabumi melalui sport turism,” kata Komandan Lanal Bandung Kolonel Laut (P) Muhammad Taufik, M.Tr.Hanla., Sabtu (28/6).
Dipaparkan Danlan Bandung Kolonel Laut (P) Muhammad Taufik, M.Tr.Hanla., M.M., Provinsi Jawa Barat khususnya Kabupaten Sukabumi memiliki potensi sumber daya wisata pantai luar biasa, diantaranya obyek wisata Pantai Ujunggenteng, dan Kawasan Konservasi Penyu di Pangumbahan. Objek wisata tersebut memiliki keunikan tersendiri dan cukup menjanjikan, sehingga jika dikembangkan akan menjadi sumber pengembangan ekonomi di wilayah Kabupaten Sukabumi.
“Kabupaten Sukabumi merupakan daerah yang berada di kawasan Pantai Selatan dan merupakan salah satu Kabupaten pinggiran yang banyak mendongkrak pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Barat,” tambah Danlanal Bandung.
Ia juga menyoroti sejumlah tantangan yang masih dihadapi wilayah pesisir Sukabumi, seperti minimnya infrastruktur, keterbatasan sarana dan prasarana wisata seperti jalan, penginapan, restoran, serta belum optimalnya pengelolaan hasil laut oleh nelayan lokal.
Keterbatasan sarana seperti infastruktur jalan dan parasarana lainnya seperti belum tersedianya penginapan yang respresentatif dan adanya ke engganan nelayan menjual hasil tangkapan ikannya yang berkualitas tinggi untuk dijual dimasyarakat pesisir Kabupaten Sukabumi menjadi persoalan yang perlu ditangani bersama.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain PgS. Paspotmar, Pasintel, Dandenpom, Ka Akun, Danunit Intel, Dansatma Lanal Bandung, Bupati Sukabumi Diwakili Sahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Bapak Jujun Juaeni, M.Si. Danramil 2214/Surade, Kapolsek Ciracap, Kapolsek Surade, Kapolairud Ujunggenteng, Kapolsus KKP Kabupaten Sukabumi, Camat Ciracap, Camat Surade, Camat Cibitung, Camat Tegalbuled, Ketua Adepsi Kecamatan Ciracap, Kades Se Kec. Ciracap, Kapuskesmas Ciracap, dan Ketua Rukun Nelayan Ujunggenteng, serta Kepala TPI Ujunggenteng.






