Truk Bermuatan Hanger Terbakar Hebat di Cipamuruyan

Sejumlah warga dan petugas selepas membantu memadamkan api yang membakar Truk bermuatan hanger di Cipamuruyan, Selasa (9/6).[dok.ist]

LINGKARPENA.ID | Sebuah truk yang mengangkut ribuan gantungan baju (hanger) terbakar saat melintas di Jalan Cipamuruyan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 13.40 WIB. Insiden tersebut sempat menghebohkan warga dan pengguna jalan karena kobaran api dengan cepat melalap seluruh muatan kendaraan.

 

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kebakaran bermula ketika asap tebal terlihat keluar dari bagian atas bak truk yang tengah melaju menuju kawasan industri. Dalam hitungan menit, api membesar dan menghanguskan muatan yang sebagian besar berbahan plastik.

 

“Awalnya terlihat asap dari atas bak truk. Tidak lama kemudian muncul api dan langsung membesar. Muatannya gantungan baju, jadi api cepat menyebar,” ujar seorang warga yang menyaksikan kejadian.

Baca juga:  Satu Meninggal Dunia, Pasca Tabrakan di Jalan Raya Manglid Kalapanunggal Sukabumi 

 

Peristiwa tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar. Sejumlah pengguna jalan bahkan menghentikan kendaraan untuk melihat proses penanganan kebakaran yang menghanguskan hampir seluruh isi bak truk.

 

Warga lainnya mengatakan kendaraan yang terbakar diketahui berangkat bersama satu truk lain dari wilayah Cibadak menuju PT Cenlee Indonesia. Namun di tengah perjalanan, salah satu kendaraan mengalami kebakaran mendadak.

Baca juga:  Damkar Sukabumi Lakukan Evakuasi Human Rescue, Cincin Berhasil Dilepas dari Jari Warga di Palabuhanratu

 

“Setahu saya ada dua kendaraan yang berangkat bersamaan. Yang satu ini tiba-tiba mengeluarkan asap lalu terbakar di jalan,” katanya.

 

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Meski demikian, seluruh muatan hanger yang dibawa truk dilaporkan habis terbakar sehingga menimbulkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai jutaan rupiah.

 

Komandan Pos Pemadam Kebakaran Cibadak, Yosef, mengungkapkan pihaknya tidak menerima laporan saat kebakaran sedang berlangsung. Informasi mengenai kejadian itu baru diterima beberapa waktu setelah api membesar.

Baca juga:  Hujan Deras Picu Terjadinya Longsor di Sejumlah Wilayah Kabupaten Sukabumi

 

“Saat kejadian kami tidak menerima laporan. Informasi baru kami terima sekitar 20 menit setelah peristiwa terjadi,” ujar Yosef kepada lingkarpena.id Selasa (9/6).

 

Setelah mendapatkan laporan, petugas pemadam kebakaran langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan memastikan tidak ada potensi api kembali menyala.

 

Hingga Selasa sore, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Sementara itu, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat tersendat akibat banyaknya warga yang memadati area kejadian dan proses penanganan pascakebakaran.

Pos terkait