LINGKARPENA.ID | Ruas jalan dilingkungan pasar Surade Kabupaten Sukabumi, dikeluhkan warga pengunjung hingga pedagang. Sudah lama jalan di komplek pasar Surade mengalami rusak, namun seperti ada pembiaran.
Kondisi jalan lebih parah ketika hujan, karenanya mobilitas dan aktivitas warga pasar menjadi terganggu. Kerusakan terparah ada di titik belakang pasar, dekat lahan penjual ikan.
Kondisi rusaknya ruas jalan di pasar tradisional Surade, Kelurahan/kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, sudah lama dikeluhkan warga pasar. Padahal keberadaan pasar ini sendiri adalah merupakan salah satu pasar yang menjadi pusat perbelanjaan untuk beberapa kecamatan di sekitarnya.
Pantauan Lingkar Pena sehari menjelang Ramadhan, pasar tradisional Surade ramai dibanjiri pembeli. Sayang aktivitas dan kenyamanan warga pasar terganggu kondisi ruas jalan di area pasar yang becek berlumpur.
“Paling malas kalau sudah turun hujan, becek dan kesannya menjijikan. Ini pemerintah kok diam saja, apa tidak ada laporan dari sini,” ujar Wanto (52) warga Surade yang mengaku getol kritik pemerintah terkait kondisi jalan pasar Surade.
Menanggapai hal tersebut Kepala UPTD Pasar Surade Heri menyampaikan bahwa dirinya sudah beberapa kali melaporkan hal itu ke pimpinannya, namun baru sebagian yang sudah dilakukan pengerjaan pengaspalan.
“Silahkan untuk lebih jelasnya menghubungi pimpinan kami, beliau lebih tahu,” singkat Heri.






