Yayasan Jampang Peduli, Motori Pembangunan Ponpes Addawam Tegalbuleud Sukabumi

Proses pembangunan Pondok Pesantren Addawam Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud Sukabumi yang dimotori oleh Yayasan Jampang Peduli.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Yayasan Jampang Peduli atau (Jampe) menjadi motor pembanguan Pondok Pesantren Addawam, di Kampung Sinarmukti RT 10/03, Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi.

Diketahui, Pondok Pesantren (Ponpes) Addawam pada Nopember 2023 lalu sekira pukul 03.00 WIB mengalami kebakaran hebat. Saat kejadian itu ketika para santri berjumlah 65 orang sedang tertidur lelap.

Dalam peristiwa tersebut beruntung seluruh santri dapat di evakuasi. Kendati begitu bangunan pontren ludes dilalap si jago merah.

Peristiwa kebakaran pontren di Buniasih, kata H. Eka Ketua Yayasan Jampang Peduli (Jampe), masuk menjadi program yang digarap Jampe bersama warga sekitar.

Baca juga:  HUT ke 30 LSM Dampal Jurig, Tebar 30 Ribu Bibit Ikan di Danau Situ Gunung Sukabumi

“Kami mengajak warga masyarakat untuk bersama sama membangun kembali ponpes tersebut agar bisa berjalan dengan baik. Serta yang paling penting adalah bagaimana tumbuh kemandirian dalam kelanjutan kegiatan pesantren tersebut,” ungkapnya kepada Lingkarpena.id.

Sementara Suherlan, selaku pelaksana lapangan Yayasan Jampe menuturkan, pembangunan pondok pesantren Addawam sudah dimulai sejak Ahir bulan Februari 2024.

Namun karena terkendala oleh cuaca hujan dan angin kencang, pengerjaan baru dilanjutkan pada Senin ( 17/03/2024) kemarin.

Baca juga:  Sukabumi Bela Palestina: Ribuan Massa Arasy Tuntut Pemerintah dan DPR RI, Ajak Boikot Produk Israel

Lebih lanjut kata Suherlan, pembangunan ponpes Addawam, luas 6 x 10 meter persegi, akan dibangun dua lantai secara permanen.

Meskipun anggaran yang sudah terkumpul dari berbagai sumber belum ada sesuai target, akan tetapi terus sambil jalan, diharapkan ada dana masuk dari para donatur.

“Alhamdulilah berkat gotong royong para dermawan sekarang pembangunannya sedang berjalan, meskipun anggaran yang ada belum sesuai harapan, tapi Insya Allah dengan niat tulus dan baik, pasti selalu ada jalan,” jelas Suherlan.

Baca juga:  APH Sigap Bertindak soal Pengangkutan Pasir Besi di Tegalbuleud

Di Kecamatan Tegalbuleud sendiri Yayasan Jampang Peduli (Jampe) sudah dua kali memotori pembangunan sarana umum. Pada akhir tahun 2023 sebuah jembatan gantung rampung di bangun dan pembangunan pontren Addawam.

“Insyaallah jika ada rejekinya kami ingin terus berbagi sesama, apalagi di momen bulan suci. Ya jika ada rejekinya insyaallah dalam waktu dekat kami akan mendistribusikan bantuan ke beberapa tempat di Pajampangan,” pungkasnya.

Pos terkait