Korban yang menderita sesak akibat ada luka di paru-parunya.

Inilah Kronologis Kejadian Penusukan di Ciandam yang Diduga Oleh Geng Motor

HUKUM & KRIMINAL
Spread the love

Lingkarpena.id, Kota Sukabumi – Adik korban MR (19) yang juga merupakan saksi mata di lokasi kejadian menuturkan kronologis terjadinya penyerangan yang mengakibatkan korban PAM (21) menderita luka tusuk senjata tajam dari pinggang tembus ke paru-paru yang diduga dilakukan oleh Geng Motor.

Saksi yang ditemui di RSUD Syamsudin SH menuturkan kejadian berawal dari dirinya bersama-sama 8 temannya sedang nongkrong dan ngobrol di Sudajaya Jalan Ciandam Kelurahan Cibeureum Hilir Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi pada Minggu, 25 Juli 2021 sekitar pukul 23.00 WIB.

Tiba-tiba dari arah Jalan Jalur Lingkar Selatan datang 6 orang dengan memakai 2 sepeda motor jenis Suzuki FU dan Honda Beat yang menggunakan knalpot bising berboncengan 3 orang tiap motornya dengan membawa senjata tajam.

Baca juga:
Kelompok Pemuda di Ciandam Diduga Diserang Geng Motor, 1 Korban Luka Tusuk Tembus ke Paru-Paru

“Ada 4 orang yang membawa senjata tajam, 2 orang bawa cerulit, 1 orang membawa gir motor dan 1 orang lagi membawa corbek,” ujar MR saksi mata di lapangan menuturkan kepada lingkarpena.id, Senin (26/07/2021) dini hari.

Saksi menambahkan bahwa 6 orang tersebut sempat melewati tongkorongan dirinya dengan 8 temannya, setelah lewat mereka berhenti dan ke 4 orang yang membawa senjata tajam tersebut menghampiri dengan berteriak-teriak kasar kepada dirinya dan teman-temannya.

“Saya dan teman-teman yang tidak membawa senjata tajam, takut terkena amukan senjata tajam mereka, langsung membubarkan diri, menyelamatkan diri masing-masing dengan lari berpencar. Cuma naas kakak saya yang lari ke arah Jalan Jalur Lingkar Selatan terjatuh dan diserang oleh mereka hingga terluka,” ujar MR.

Baca juga:
Selain Dibubarkan, Polres Akan Tindak Tegas Masyarakat yang Memakai Atribut Geng Motor 

Dirinya menyesalkan kenapa kakaknya menghindar lari di sekitar Jalan Raya yang mudah ke kejar oleh mereka, sedangkan dirinya dan teman-temannya lari masuk ke gang yang menyulitkan mereka untuk mengejarnya.

“Ketika sudah menganiaya kakak saya, mereka pada kabur berpencar, ada yang ke arah Ciandam dan ada yang ke arah Jalur, lalu saya dekati kakak saya yang tergeletak tidak jauh dari tempat awal nongkrong,” ujar MR kembali.

Mendengar ada keributan akhirnya warga pada keluar rumah dan salah satu warga mengantarkan korban ke RSUD R Syamsudin SH. Kini korban masih di Instalasi Gawat Darurat (IGD) R Syamsudin SH untuk menunggu tindakan operasi.

 

 

Redaktur:   Dharmawan Hadi

Tinggalkan Balasan