LINGKARPENA.ID – Angin kencang menerjang beberapa Kecamatan di Kabupaten Sukabumi yang terjadi pada Senin, 27 Desember 2021 kemarin. Akibatnya beberapa rumah warga serta pohon menjadi dampak akibat terjangan angin tersebut.
Dampak angin kencang yang terjadi di Kecamatan Gegerbitung, sebanyak 40 rumah warga rusak berat dan sedang. Angin kencang yang terjadi tidak cuma merusak pemukiman warga, namun menyebabkan beberapa pohon menjadi tumbang.
Angin kencang yang terjadi tidak hanya di Kecamatan Gegerbitung saja. Bencana juga melanda Kecamatan Parakansalak, Parungkuda, Cidahu dan Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi.
“Akibat terpaan angin kencang rumah milik warga di Kampung Ciputat RT 29/04 desa Palasari Hilir, ambruk. Rumah tidak bisa dihuni. Kejadian sekitar pukul 12:30 WIB saat hujan deras,” jelas P2BK Parungkuda, Iwan Darmawan.
Sementara itu, angin kencang yang terjadi di Kampung Pangsor RT 01/05 Desa Pasirdoton, Kecamatan Cidahu. Sebuah pohon tumbang dan menimpa rumah warga tersebut, akibatnya rumah milik Ridwan Setiawan, mengalami rusak berat.
“Rumah Ridwan mengalami rusak berat akibat tertimpa pohon itu. Kerugian yang dialami berdasarkan tafsiran mencapai Rp 17.000.000.,- (tujuh belas juta rupiah),” terang Rizki Waluyan P2BK Cidahu, dalam laporannya.
Sementara dua Kecamatan lainnya yang mengalami bencana angin kencang yaitu di Kecamatan Parakansalak dan Kalapanunggal. Di Kecamatan Parakansalak, angin kencang menyebabkan 3 tiga pohon tumbang dan 1 unit rumah warga rusak tepatnya di Desa Sukatani.(***)






