Enam Kampung di Sukabumi Disapu Angin Kencang, Ini Jumlah Rumah yang Rusak

LINGKARPENA.ID – Enam Kampung di Kabupaten Sukabumi diterjang bencana angin kencang pada Senin 27 Desember 2021 kemarin. Sedikitnya 40 rumah warga dikabarkan mengalami rusak akibat sapuan angin tersebut.

Bencana angin kencang terjadi sekira pukul 12:30 WIB siang, saat itu terjadi hujan deras di kawasan itu. Bencana terjadi di Dua Desa di Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.

Kejadian luar biasa ini baru di tahun 2021 bahkan di akhir tahun. Angin kencang yang melanda dua desa itu selain memporak porandakan rumah, juga banyak pepohonan tumbang yang diakibatkan.

Baca juga:  Dandim 0607 Sosialisasi Penerimaan Prajurit TNI-AD Khusus Santri dan Lintas Agama

“Berdasarkan asesmen di lapangan ada sekitar enam kampung yang terkena bencana angin kencang ini. Bencana terjadi di dua desa. Desa Cijurey 5 Kampung dan Satu, Kampung terdapat di, Desa Karang Jaya,” tutur Ofieq, P2BK Gegerbitung, seperti dalam laporannya yang disampaikan Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi Selasa pagi.

Menurut Ofieq, dari keenam Kampung tersebut diantaranya, Kampung Manonjaya RT 08/03, Cisayang RT 15/16/04, Lembur Sawah, RT 17/05, Pasir Kuda RT 18/05 dan Cisayang RT 19/20/05 merupakan di desa Cijurey.

Baca juga:  SMK Nusantara 89 Sukabumi Fasilitasi Yatim Piatu Pendidikan Gratis

Sementara itu, satu Kampung lainnya merupakan di lokasi Kampung Cikatang RT 20 terdapat di desa Karang Jaya, Kecamatan Gegerbitung. Bencana terjadi saat hujan deras yang dibarengi angin kencang.

“Ada 40 rumah warga yang menjadi korban terpaan angin kencang kemarin. Sementara 3 (tiga) bangunan lainnya merupakan fasilitas umum,” terang Ofieq.

Dari 40 rumah warga yang terkena sapuan angin kencang 3 rumah mengalami rusak berat, 15 rumah alami kerusakan sedang dan 35 unit rumah terdapat rusak sedang.(***)

Baca juga:  Alternatif Ruas Jalan Provinsi KSPJJ III Baros -Tegalbuled Aman Dilintasi Tujuan Surade dan Sekitarnya Bagi Warga Masyarakat  

 

 

 

 

Reporter: lingkarpena.id

Redaktur: Akoy Khoerudin

Pos terkait