Istri Histeris: Suami Ditemukan Gantung di Tegalbuleud Sukabumi

LINGKARPENA.ID – Seorang pria paruh baya ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di dapur rumahnya di Kecamatan Tegalbuled Kabupaten Sukabumi, Selasa 23 November 2021.

Peristiwa itu, berawal diketahui oleh Kasem (71) yang merupakan istri korban. Kasem berniat mau ke dapur didapati sang suami Madyadi (77) sudah menggelantung di dapur rumahnya dengan menggunakan seutas tali tambang yang diikatkan pada kaso-kaso plafon dapur.

Kejadian itu sekitar pukul 06:00 WIB pagi di Kampung Karanganyar RT 003/006 Desa Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Kepolisian sektor Tegalbuleud Polres Sukabumi, berdasarkan laporan warga /05/Xl/2021/Sektor Tegalbuleud segera menuju tempat kejadian perkara TKP guna melakukan pemeriksaan.

Baca juga:  HUT Polwan Ke 74, Inilah Kiprah Kanit PPA Polres Sukabumi

“Korban awal diketahui oleh Kasem yang merupakan istrinya. Kasem teriak histeris mendapati Madyadi yang bergelantungan sehingga memicu kaget tetangganya Warisman (30) yang merupakan saksi. Kasem berniat bunuh diri dengan cara gantung diri di dapur rumahnya dengan menggunakan tali tambang,” ujar Kapolsek Tegalbuleud, Iptu Deni Miharja dalam keterangan rilisnya kepada media.

Baca juga:  Cuaca Ekstrem Picu Longsor dan Rumah Rusak di Sejumlah Kecamatan di Sukabumi, BPBD Tingkatkan Kewaspadaan

Berdasarkan keterangan saksi Warisman menjelaskan, ia pertama kali mengetahui karena mendengar teriakah histeris istri korban Kasem. Warisman kemudian menghampiri dan melihat secara langsung dan korban dalam kondisi sudah gantung diri.

“Saksi segera bertindak mengambil golok lalu memotong tali tambang dan korban berhasil diturunkan. Saat itu, denyut nadi korban masih ada. Saksi berteriak meminta bantuan warga lain dan membawa korban ke Puskesmas Tegalbuleud. Namun, saat diperiksa secara medis, korban dinyatakan sudah meninggal dunia,” terang Deden.

Baca juga:  Longsor Tutup Ruas Jalan di Caringin Sukabumi 

Dikatakan Deden, berdasarkan hasil keterangan sang istri korban, Madyadi ini mempunyai riwayat penyakit yang tak kunjung sembuh. Korban mengidap penyakit Prostat yang sudah menahun. Diduga korban putus asa atas penyakit yang diderita sehingga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

“Pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Cuma didapati lecet, pada leher korban akibat ikatan tali tambang. Pihak keluarga menolak untuk dilakukan proses autopsi terhadap jenazah suaminya itu,” terang Kapolsek Tegalbuleud.(**)

 

Redaktur: Akoy Khoerudin

Pos terkait