PKL Cibadak Perbaiki Kendaraan Tempur Siap Mengais Rupiah

Para pedagang kaki lima asal Cibadak, saat memperbaiki kendaraan tempurnya guna mengantisipasi perjalanan saat berkeliling di pelosok. | Foto: Rudi Tanjung

LINGKARPENA.ID – Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) terlihat memperbaiki kendaraan roda empat yang digunakan sebagai alat tranportasi usaha ke sejumlah wilayah di Sukabumi.

Dampak pandemi Covid-19 memang sangat dirasakan oleh semua pihak, termasuk para PKL yang mengadu nasib mencari rezeki dengan cara berdagang.

“Kendaraan tempur ini, sebagai alat tranportasi kami dalam mencari sesuap nasi di berbagai wilayah di Sukabumi,” ungkap, Peri (32) yang tinggal di Kampung Bojong Talang RT 02/05, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Baca juga:  Ratusan Karyawan di Sukabumi Antri Vaksin

Lanjutnya, demi bertahan hidup, kendaraan keluaran tahun 2000 ini digunakan untuk alat membawa barang dagangan keberbagai pelosok kampung setiap harinya.

“Tampa kendaraan ini, kami bingung harus kemana. Jadi ini untuk memasarkan dagangan. Dan juga biaya pengeluran pasti membengkak, karna harus mengunakan jasa tranportasi umum kalau hendak berjualan di suatu tempat, seperti pergi ke jalur Lingkar Selatan Sukabumi setiap hari Minggu,” kata dia.

Baca juga:  Kebakaran Hanguskan Kantor dan Ruang Kelas MTs Nurul Hasanah di Curugkembar

Saat ini, kata dia, walaupun sudah ada kelonggaran ppkm oleh Pemerintah tampa ada penyekatan dan pembatasan lagi. Namun tetap saja dampaknya masih sangat terasa oleh para PKL karna daya beli masyarakat yang masih rendah. Sehingga sulit bagi PKL untuk memenuhi kebutuhan keluarga saat ini.

“Pendapatan saat ini masih belum bisa
mencukupi buat kelurga. Ya jangankan buat kerumah buat beli BBM saja sudah kadang kesulitan. Makanya, setiap pulang berdagang kami selalu memeriksa kendaraan terlebih dahulu, takut kalau ada kerusakan pada kendaraan tempur ini,” pungkasnya.

Baca juga:  Satpol PP Tertibkan PKL Pada Area Terlarang di Palabuhanratu

Pos terkait