Sekda Pantau Harga dan Stok Bahan Pokok di Pasar Cicurug, Ini Hasilnya!

Sekda Ade Suryaman saat melakukan pengecekan harga dan ketersediaan bahan poko di Pasar Cicurug menjelang bulan Ramadhan 1444 Hijriyah.| istimewa

LINGKARPENA.ID | Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman memonitor ketersediaan bahan pokok dan kestabilan harga di pasar Cicurug dalam rangka pengendalian inflasi daerah, Rabu 8 Maret 2023.

Monitoring tersebut dilaksanakan untuk memantau harga bahan penting seperti daging, bawang merah, bawang putih, cabe rawit dan minyak. Menjelang bulan Ramadhan ada beberapa bahan pokok yang harganya mengalami kenaikan, walaupun harga barang secara umum masih stabil.

Baca juga:  Longsor di Cikarang Cidolog, Tutup Ruas Jalan Kabupaten Timpa 1 Rumah dan Kendaraan

Sekda mengatakan ada 12 titik pasar yang akan terus dipantau perkembangan harganya, sehingga pemkab Sukabumi bisa mengambil langkah konkret untuk mengantisipasi inflasi daerah.

“Di pasar Cicurug posisinya masih normal jadi ketersediaan barang masih memadai. Ya ada sedikit fluktuasi, tadi disampaikan ada harga naik juga ada yang mengalami penurunan. Tapi sejauh ini secara keseluruhan masih normal semua,” terangnya.

Baca juga:  Festival Saka Raya Sukabumi Dibahas, Sekda: SPSI Yakin Bisa Mempersatukan Seniman

Masih dikatakan Sekda, kelangkaan yang ditemukan adalah untuk jenis minyak goreng dengan merk Minyakita dimana konsumen memiliki animo tinggi terhadap barang tersebut.

Sekda juga berharap masyarakat jangan terlalu risau karena jika dlihat dari harga dan stok barang masih stabil kecuali telur ayam yang mengalami kenaikan.

“Untuk masalah telur ayam nanti kita akan lihat dan evaluasi produksinya karena untuk pembagian telur ayam bukan hanya di pasar Cicurug saja, terkait dengan beras kalau dilihat persediaan masih banyak di kabupaten Sukabumi stok beras masih memadai,” pungkasnya.

Baca juga:  Dua Pekan Jelang Idul Fitri, Satgas Pangan Kota Sukabumi Sidak Pasar

Pos terkait