LINGKARPENA.ID | Satu korban asal warga Kecamatan Cikembar yang tenggelam terseret arus ombak di pantai Batu Bintang Palabuhanratu, pada Minggu (23/4/23) siang hingga pukul 17:30 wib sore tadi belum ditemukan.
“Hingga sore tadi pukul 17:30 wib korban belum ditemukan. Untuk sementara pencarian diberhentikan dan akan dilanjutkan esok hari,” ujar Danpos TNI-AL Palabuhanratu Letda (E) Ayi Jalaludin kepada Lingkarpena.id via telepon.
Sebelumnya diberitakan, 9 sembilan wisatawan asal Kecamatan Caringin dan Cikembar Kabupaten Sukabumi serta warga Kabupaten Bogor terseret arus ombak di wilayah Perairan Teluk Palabuhanratu sekira jam 2 sore.
Peristiwa kecelakaan laut tersebut terjadi tepatnya di Pantai Batu Bintang, samping Jetty PLTU II Jabar, Desa Janyanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Kecelakaan laut berkisar pada titik koordinat 07.0279.36 LS – 106.543.492 BT.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14:40 wib. Petugas gabungan dari anggota TNI AL Palabuhanratu bersama SAR gabungan melakukan pencarian terhadap 9 sembilan korban tenggelam.
“Korban terseret ombak jumlahnya ada 9 orang. Delapan orang berhasil diselamatkan dan untuk 1 korban belum ditemukan,” seperti disampaikan Komandan Pos TNI AL Palabuhanratu, Letda (E) Ayi Jalaludin, dalam keterangan resmi tertulisnya, Ahad (23/4/23).

Dijelaskan Letda Ayi, pada saat kejadian 9 orang korban tersebut sedang berenang atau mandi di laut, tiba- tiba datang gelobang yang cukup besar sehingga menyebabkan korban terbawa arus ke tengah laut.
“Korban berusaha menyelamatkan diri berenang ke tepian pantai, tetapi tidak berhasil dan TIM SAR Gabungan langsung berusaha melakukan upaya pertolongan dengan menggunakan Perahu Nelayan dan Speed Boat,” jelasnya.
Lanjut Danpos AL Palabuhanratu menerangkan, Tim SAR Gabungan berhasil menyelamatkan 8 orang korban. Namun untuk 1 orang korban tidak bisa terselamatkan.
“Korban hilang tenggelam digulung ombak. Saat ini masih dalam pencarian tim SAR gabungan,” tambahnya.






