LINGKARPENA.ID | Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi melepas 20 orang Aparat Sipil Negara (ASN) salah satunya staf ahli wali kota Asep L Sukmanal yang memasuki masa purna bhakti sper 1 Mei 2023, acara berlangsung di Balai Kota Sukabumi, Jumat (28/4/2023).
Pelepasan secara kedinasan di Balai Kota Sukabumi ini sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian dan dedikasi kepada para PNS Pemkot Sukabumi yang memasuki masa purna bhakti.
Pada moment tersebut turut hadir Wakil Wali Kota Sukabumi Andri S Hamami, Sekda Kota Sukabumi Dida Sembada. Staf Ahli Wali Kota dan para Asisten Daerah Kota Sukabumi, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Asep Suhendrawan, dan Bank bjb.
“Di akhir bulan saya ingin melepas ASN yang memasuki masa purna bhakti dan tidak semua daerah melepas secara resmi para pegawainya yang masuk masa tersebut, dan pelepasan ASN yang masuk masa purna bhakti ini merupakan tradisi yang sudah dilakukan sejak 2019 lalu,” kata Fahmi dikutip dari laman resmi kdp.sukabumi.go.id
Fahmi menjelaskan, para ASN yang purna bakti akan memberikan dukungan lain kepada keluarga besar pemkot, meskipun tidak secara aktif di pemerintahan. Intinya berbagai dedikasi dan pengorbanan yang telah diberikan selama ini telah menjadi catatan sejarah Pemerintah Kota Sukabumi.
“Kegiatan ini kami lakukan rutin setiap bulan dalam kerangka penghormatan kepada yang puluhan tahun melakukan pengabdian kepada masyarakat, Sehingga dilakukan pelepasan secara resmi sebagai bentuk apresiasi dan kadeudeuh dari Pemkot,” bebernya.
Pada awal Maret 2022 nanti sambung dia, PNS yang masuk masa purna bhakti diantaranya tenaga pendidik 9 orang, pengawas sekolah 2 orang dan sisanya pelaksana di sejumlah isntansi. Rata-rata yang purna bhakti berusia 60 tahun 11 orang dari tenaga guru dan sisanya di bawah itu.
“Saya berharap setelah memasuki masa purna bhakti bukan berarti tidak berkiprah dalam pembangunan Kota Sukabumi. Di mana para PNS yang masuk purna bhakti tetap menjadi bagian tidak terpisahkan dari keluarga besar pemkot,” ucapnya.
Masih kata Fahmi, pihaknya yakin bapak, ibu tetap menjadi pribadi yang produktif karena memiliki bekal luar biasa mengabdi selama puluhan tahun di pemda, Di sisi lain masa di akhir bulan berdebar-debar karena akan berkurang jumlah aparatur.
“Sebab jumlah aparatur yang meninggalkan (baik pensiun dan lainnya) belum sebanding dengan yang yang masuk. Kekurangan SDM aparatur sangat dirasakan, namun pemkot tetap optimal dalam memberikan pelayanan kepada warga,” tandasnya.
Ditempat yang samaKepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Asep Suhendrawan menambahkan, pelepasan ASN yang masuk purna bhakti secara resmi ini baru dilakukan di masa kepemimpinan.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi kepada PNS yang telah mengabdi di lingkup Pemkot Sukabumi,” singkatnya. (*)






