LINGKARPENA.ID | Semangat gotong rorong ditunjukan ratusan masyarakat di desa Mekarjaya, Kecamatan Jampang Kulon, bersama jajaran TNI Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi dalam pelaksanaan TMMD ke 117 tahun.
Kedekatan masyarakat dengan TNI AD dalam kegiatan TMMD tersebut telihat sangat dekat, pasalnya dalam setiap pengerjaan baik pengerasan jalan maupun perehaban rumah ratusan warga bahu membahu tiada lelah.
Salah satunya dalam pengerjaan pengerasan jalan di sepanjang jalur jalan kampung Ciledug yang menghubungkan dengan kampung Bojongjengkol, dengan kondisi sepanjang kanan kiri jalan ditumbuhi pepohonan yang rimbun. Ratusan masyarakat bersama TNI bahu terlihat semangat melakukan pemangkasan dan penebangan pohon.

Hal itu dilakukan untuk menunjang dalam pengerjaan pengerasan jalan, rimbunnya pepohonan membuat kondisi jalan selalu basah, sehingga dilakukan pemangkasan, dengan harapan cahaya matahari yang langsung menerangi jalan akan mempercepat proses pengiringan.
“Juga agar armada yang mengangkut material pengaspalan atau pengerasan bisa masuk ke lokasi. Alhamdulillah untuk penebangan pohon sendiri sudah di setujui semua masyarakat terutama pemilik pohon pohon itu,” ungkap Letkol Inf. Anjar Ari Wibowo Dandim 0622 Kabupaten Sukabumi yang juga sebagai komandan satuan tugas (Dansatgas) TMMD.
Pengaspalan sendiri, kata Letkol Inf. Anjar Ari Wibowo yang akan dilakukan yakni sepanjang 2. 250 meter x 2.5 meter dari total sasaran pengaspalan dalam program TMMD ke 117 tahun 2023 sepanjang 5.580 meter.
“Kondisi jalan sebelumnya memang sangat parah, terjal berbatu dan licin, mudah mudahan dengan dilakukan pengaspalan nantinya jalan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” jelasnya.
Bahkan lanjut Letkol Inf. Anjar Ari Wibowo saking semangatnya membantu para personel TNI kodim 0622 dalam pengerjaan pengerasan jalan tersebut, disalah satu titik jalan menanjak masyarakat ramai ramai berinisiatif membantu menarik stoom ramai ramai menggunakan tali tambang.
“Tadi juga sebelum diaspal atau proses pengerasan jalan masyarakat gotong royong melakukan pembersihan rumput liar, tidak hanya bapak bapak, ibu ibunya juga ikut membantu,” terangnya.






