Viral! Beredar Video Tawuran Antar Pelajar di Jalan Bhayangkara Kota Sukabumi

Detik-detik terjadinya tawuran pelajar di Jalan Bhayangkara Kota Sukabumi.| Video amatir

LINGKARPENA.ID | Viral, terekam warga video berdurasi 1 menit 05 detik beredar luas, dua kelompok tawuran antar pelajar di jalan Bhayangkara, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Selasa (18/07/2023) sekira pukul 13.40 WIB.

Dalam video tersebut terlihat dua kelompok pelajar yang melakukan aksi tawuran yang berlokasi di jalan Bhayangkara, Kota Sukabumi.

Terdengar suara perekam dalam video tersebut seorang perempuan mengatakan, Tolong ini travel banget. Ga tau dari SMP mana eh SMA mana, eh jatoh, eh udah eh itu disana jatoh. Tolong ini di jalan Bhayangkara.” ucapnya.

Baca juga:  Pemkot Sukabumi Gelar Peringatan Hari Santri Nasional 2023, Pj Wali Kota Ajak Santri Lakukan Hal Ini

Sementara itu Kapolsek Gunungpuyuh, AKP Maulana Arief membenarkan adanya dua kelompok pelajar yang diduga melakukan aksi tawuran.

“Iya benar ada dua kelompok pelajar yang saling berpapasan menggunakan sepeda motor di jalan Bhayangkara yang diduga akan melaksanakan tawuran, namun karena ada warga yang melerai sehingga tawuran tersebut tidak terjadi dan kedua kelompok pelajar tersebut langsung kabur,” kata AKBP Maulana Arief dalam keterangannya kepada Lingkarpena.id.

Baca juga:  Forkopimda Kota Sukabumi Lakukan Pengecekan Apotek Terkait Kasus Peredaran Obat Sirup, Hasilnya?

Arief menjelaskan bahwa di tempat kejadian ada salah satu unit sepeda motor Honda Beat warna silver No.Pol : F-6934-SZ milik pelajar yang ditinggalkan dan langsung diamankan ke Polsek Gunungpuyuh.

“Namun, setelah dilakukan pengecekan ternyata nomor rangka sepeda motor tersebut tidak sesuai dengan plat nomor sepeda motor tersebut diduga bahwa sepeda motor tersebut bodong,” ungkapnya.

Baca juga:  Polisi yang Tangkap Geng Motor dan Bandar Narkoba Diberikan Penghargaan Oleh Kapolres Sukabumi Kota 

Kapolsek menegaskan bahwa kejadian tawuran tersebut tidak sampai terjadi, karena ada warga masyarakat sekitar yang melerai,” pungkasnya.

Pos terkait