Diskominfo Kota Tasikmalaya Studi Komparasi Ke Sukabumi

FOTO: Diskominfo Kota Tasikmalaya saat dijamu oleh Diskominfosan Kabupaten Sukabumi.|

LINGKARPENA.ID | Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian DKIP Kabupaten Sukabumi Mubtadi Latip menerima kunjungan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tasikmalaya H. Hanafi ke Pendopo, Jumat, 14 Juni 2024.

Diketahui kunjungan tersebut dalam rangka studi komparatif terkait sistem pengawasan yang berbasis elektronik.

Kepala Diskominfo Kota Tasikmalaya H. Hanafi mengatakan, Pemerintahan di daerahnya ingin mencoba pengawasan internal berbasis teknologi. Di mana, hal itu sudah ada di Kabupaten Sukabumi.

Baca juga:  Di Tahun 2025 Bappelitbangda Kabupaten Focus Peningkatan Perekonomian Masyarakat dan Peningkatan SDM

“Berdasarkan informasi yang kami terima, Kabupaten Sukabumi sudah ada. Jadi, kami ingin belajar,” ujarnya.

Atas hal tersebut, dirinya berterima kasih atas penerimaan yang baik. Dirinya pun berharap, kegiatan ini bisa berdampak positif bagi daerahnya.

“Semoga banyak manfaat yang kami terima. Kalaupun ada hal yang kami bantu, Insya Allah,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala DKIP Kabupaten Sukabumi Mubtadi Latip mengatakan, sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) memang hal yang menjadi prioritas. Apalagi, hal itu yang selalu ditekankan oleh Presiden RI H. Joko Widodo.

Baca juga:  Ditinggal Jenguk Anak Melahirkan, Rumah Warga Surade Ludes Terbakar

“Karenanya kita harus belajar dari manapun. Perlu di informasikan, kami selalu melakukan ATM (amati, tiru, dan modifikasi),” ungkapnya.

Kehadiran jajaran Diskominfo Kota Tasikmalaya ini menjadi kehormatan bagi kami. Sebab DKIP Kab Sukabumi bisa belajar juga dari Diskominfo Tasikmalaya.

“Kita sharing saja. Apa yang bisa dipelajari dari Kota Tasik, kami pelajari juga. Kita sama – sama belajar,” bebernya.

Baca juga:  Deden Sumpena: Siap Genjot Mutu Pendidikan Sukabumi Meski Dihimpit Keterbatasan Anggaran

Namun dirinya berharap, kegiatan ini tidak sekadar seremonial saja tapi dapat terus beelanjut.

“Kolaborasi dan bersama-sama menjadi yang utama. Kita harus lakukan itu,” pungkasnya.

Pos terkait