Inilah 16 Inovasi yang Menjadi bagian Peningkatan Kualitas Pelayanan RSUD R.Syamsudin, SH

FOTO: Top 12 Inovasi RSUD R.Syamsudin saat berfoto bersama Tim Independen.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Inovasi merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya peningkatan mutu berkelanjutan bagi institusi penyelenggara pelayanan publik. Inovasi telah menjadi kebutuhan bagi sebuah organisasi dalam rangka menyediakan pelayanan/tata kelola organisasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

RSUD R. Syamsudin, S.H. sebagai intitusi penyelenggara pelayanan publik menempatkan inovasi sebagai hal yang penting, sehingga dicantumkan dalam salah satu misi organisasi yaitu mewujudkan tata kelola rumah sakit yang baik, akuntabel dan inovatif. Berdasarkan pada misi tersebut, pada rencana strategis rumah sakit, inovasi menjadi salah satu indikator kinerja organisasi.

Sebagai wujud komitmen dalam mewujudkan tatakelola yang inovatif, Pada Tahun 2023 RSUD R. Syamsudin, S.H., pertama kali menyelenggarakan festival inovasi dengan menjaring 35 ide kreatif dari unit kerja di RSUD R.Syamsudin, S.H.

FOTO: Kegiatan mentoring Impelmentasi Inovasi RSUS R. Syamsudin SH.| ist

Berdasarkan hasil evaluasi dalam tiga bulan penyelenggaraan proses festival inovasi, didapatkan 16 inovasi telah memasuki tahapan penerapan sedangkan 19 tahapan prototipe. Adapun inovasi-inovasi yang telah memasuki tahapan penerapan adalah:

1. Kalziting (Kalkulator gizi dan stunting)
Kalziting adalah aplikasi berbasis android yang dikembangkan untuk membantu tenaga kesehatan dalam menghitung status gizi anak dengan menggunakan kurva z score, tenaga kesehatan di rumah sakit menjadi lebih mudah, cepat dan presisi dalam menentukan status gizi anak yang mendapatkan pelayanan di rumah sakit. Kalziting juga dapat digunakan oleh ibu/ayah/keluarga/masyarakat yang ingin memantau status gizi anaknya secara mandiri sehingga membantu dalam deteksi dini stunting. Pada aplikasi ini juga ada pesan/saran sesuai dengan status gizi anak.

2. Perahu Hade (Perawat Asuh Hemodialisis)
Perahu Hade inovasi yang dikembangkan oleh instalasi hemodialisis RSUD R. Syamsudin, S.H. Perahu Hade adalah program pemdampingan pasien hemodialisis tidak hanya pada saat di rumah sakit tetapi ketika diluar rumah sakit (rumah). Perahu Hade bertujuan untuk memastikan capaian berat badan interdialitik (IDWG) dapat tercapai.

Baca juga:  Layanan Klinik PPGH RSUD Syamsudin SH, Perkenalkan Fasilitas Kesehatan Terintegritas

3. Lasmini (Layanan Informasi Pasien ICU Terkini)
Lasmini adalah inovasi yang dikembangkan oleh Instalasi Reanimasi dan Terapi Intensif. Lasmini memberikan informasi kondisi pasien ICU terkini melalui whatapps centre rumah sakit kepada nomor whatapps penanggungjawab pasien secara regular setiap Pkl. 10.00 WIB dan secara insidensial sesuai dengan perkembangan pasien.

4. Chatbot Syamsudin Care
Chatbot Syamsudin Care adalah inovasi yang dikembangkan oleh instalasi PKRS. Chatbot ini merupakan media edukasi bebasis artificial intelligent (AI) yang pada saat ini baru sebatas pada penyakit hipertensi. Masyarakat dapat mengakses layanan ini melalui nomor whatapps centre RSUD R. Syamsudin, S.H. Kedepan layanan chatbot syamsudin care akan dikembangkan pada berbagai masalah kesehatan, sehingga Masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan informasi kesehatan secara mandiri.

5. Sibento Mama (Modifikasi bentuk makanan pokok untuk meningkatkan asupan makan pada anak usia toddler)
Sibento Mama merupakan inovasi yang di gagas oleh Instalasi Gizi. Sibento mama merupakan memodifikasi bentuk makanan dengan bentuk yang disukai anak-anak sehingga dapat meningkatkan minat anak dalam mengkonsumsi makanan. Hal ini akan berdampak pada tercegahnya malnutrisi yang disebabkan asupan makanan yang kurang ketika anak sakit.

6. Pais Pare (Papan Informasi Pasien Emergensi)
Pais Pare adalah inovasi yang digagas oleh Instalasi Gawat Darurat (IGD). Pais Pare merupakan media informasi yang menggambarkan pelayanan yang sedang diberikan oleh IGD. Pais Pare memberikan kepastian pelayanan yang diberikan.

Baca juga:  Banyak Sampah Pasca Liburan Nataru, DLH Lakukan Aksi Bersih-Bersih di Objek Wisata Gadobangkong Sukabumi

7. Cekatan (Ceklis Keselamatan Sebelum Keberangkatan)
Cekatan merupakan inovasi yang digagas oleh instalasi ambulans. Cekatan bertujuan untuk memastikan keamanan pasien dalam transportasi, Cekatan menggunakan tools dengan dasar early warning system untuk menilai kesiapan pasien untuk ditransfer ke fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

8. Laris manis (Larutan Dialisis untuk Disinfeksi air dengan menggunakan metode elektrolisis)
Laris manis adalah inovasi yang digagas oleh Instalasi Sanitasi. Laris manis merupakan inovasi pemanfaatan limbah larutan dialysis yang mengandung Nacl untuk dijadikan bahan disinfeksi melalui metode elektrolisis. Inovasi ini berkontribusi terhadap efisiensi sebesar 63% biaya yang dikeluarkan saat ini dengan menggunakan kaporit untuk diisfeksi air bersih.

9. Panen (Papan Linen)
Panen adalah inovasi dari Instalasi Laundry. Panen merupakan tatakelola linen untuk dapat memisahkan linen infeksius dan non infeksius dari sejak dari hulu yaitu dari ruangan perawatan atau ruang tindakan seperti ruang operasi. Pemisahan dari awal antara linen infeksius dan non infeksius dapat

10. Mewek (Modifikasi eye washer ekonomis)
Mewek adalah inovasi dari Instalasi CSSD. Mewek merupakan inovasi dengan memanfaatkan bahan-bahan ekonomis untuk pembuatan eye wahsher di unit CSSD. Mewek ini dapat mengefisiensikan biaya sebesar 60% untuk pengadaan eyewasher.

11. Project (Pemanfaatan air RO reject)
Project adalah inovasi dari instalasi kebersihan. Project merupakan inovasi memanfaatkan air RO reject yang tidak digunakan oleh instalasi hemodialisis karena tidak memenuhi syarat. Air RO Reject digunakan untuk menyiram tanaman terutama pada musim kemarau sehingga air yang sebelumnya terbuang dapat berguna untuk penghijauan.

12. Simpel (Sistem informasi pembelajaran)
Simpel adalah inovasi dari Instalasi Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia. Simpel merupakan aplikasi learning management system (LMS) sebagai tools dalam meningkatkan kompetensi SDM di RSUD R. Syamsudin, S.H.

Baca juga:  Kelurahan Gunung Parang Kota Sukabumi Tuntaskan Pembangunan P2RW

13. Genesis (Gerbang Ilmu dan Sciences)
Genesis adalah inovasi yang di gagas oleh seksi penelitian. Genesis bertujuan untuk mensosialisasikan hasil penelitian yang dikerjakan oleh rumah sakit melalui website rumah sakit. Genesis dapat menjadi media pembelajaran bagi masyarakat maupun professional kesehatan.

14. Stop Dan (Edukasi Stop mengedan)
Stop Dan merupakan media terintegrasi edukasi stop mengedan untuk mencegah kejadian yang tidak diharapkan.

15. Kopi Online (Konseling dan Pemberian Informasi Obat secara online)
Kopi online adalah inovasi yang digagas oleh Instalasi Farmasi. Kopi online merupakan program peningkatan akses pasien di rawat jalan dalam mendapatkan konseling dan informasi obat, program ini juga dapat mengurai antrian dalam mendapatkan layanan konseling dan informasi obat. Pasien dapat mengakses layanan melalui nomor whatapps centre rumah sakit.

16. Melaty (Medicine and law technology)
Melaty merupakan inovasi dari instalasi rekam medik. Melaty merupakan program terintegrasi dengan unit kerja diluar rumah sakit ketika membutuhkan layanan visum et repertum (VER). Melaty dapat mempercepat hasil layanan berupa surat hasil VER dengan menggunakan barcode aplikasi Melaty.

Setiap inovasi didaftarkan sebagai hak kekayaan intelektual pada Dirjen Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum HAM. Selain 16 inovasi tersebut, terdapat 19 inovasi lainnya yang masih dalam tahapan ujicoba. Semua inovasi dapat diunduh petunjuk pelaksanaan melalui tautan sebagai berikut: https://bit.ly/inovasirsud2024.

Kami berharap inovasi yang telah dibuat dapat bermanfaat dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit.**

Pos terkait