Kerahkan Shovel Loader, Bina Marga Provinsi Evakuasi Longsor di Kecamatan Nyalindung

FOTO: Alat berat shovel loader saat evakuasi lumpur tanah dari longsoran yang menutup ruas jalan Provinsi di Kecamatan Nyalindung Sukabumi, Rabu (20/11) sore.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Ruas jalan provinsi yang menghubungkan Sukabumi dengan Sagaranten tepatnya di Kampung Cijangkar, Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi tertutup tanah akibat longsor yang terjadi pada Rabu (20/11 ).

Berkat koordinasi yang cepat jalan kini kembali bisa dilalui oleh kendaraan. Bina Marga Provinsi UPTD II Sukabumi segera mengevakuasi material longsoran dengan menggunakan alat berat Shovel Loader, Eksavator serta Dump Truck.

Kepala Satuan Pelayanan Pengelolaan Jalan dan Jembatan ( KSPPJJ ) Wilayah 3 Sukabumi, Wisnu Sunjaya, kepada lingkar pena.id mengatakan, ruas jalan provinsi penghubung Sukabumi – Sagaranten kini bisa dilalui kendaraan roda empat dan dua.

Baca juga:  Diduga Sopir Mengantuk, Truk Boks Terguling di Jalan Provinsi Wilayah Pajampangan

“Alhamdulillah sekarang jalan sudah bisa dilalui dengan sistim buka tutup. Akan tetapi pengendara harap berhati hati karena kondisi jalan licin, masih ada sisa matrial longsoran,” ujar Wisnu Sunjaya.

“Longsoran tanah tadi Panjang 50 meter dan lebar 10meter. Kami menurunkan alat berat jenis shovel loader, pukul 18:00 wib jalan sudah bisa dilalui,” sambung Wisnu.

Diberitakan lingkar pena.id sebelumnya, jalan provinsi ruas Sukabumi – Sagaranten tidak dapat dilalui kendaraan karena tertimbun material longsor yang terjadi pada Rabu 20 November 2024.

Baca juga:  BPBD Kabupaten Sukabumi Beberkan 15 Kecamatan Rawan Bencana

Bencana tanah longsor tersebut terjadi saat hujan deras sekitar pukul 15:40 WIB. Akibat bencana tanah longsor itu lalulintas lumpuh total, baik arah Sagaranten maupun Sukabumi.

Menurut warga setempat yang berhasil di konfirmasi Lingkar Pena dilokasi bencana, Redi (24) mengatakan, Kejadian longsor tepatnya di Kampung Cijangkar RT 03/07 Desa Cijangkar Kecamatan Nyalindung.

“Petugas katanya dalam perjalanan mau ke lokasi. Ini mah harus pake alat berat evakuasi longsoran tanahnya. Sebab cukup banyak,” ujar Redi, melalui sambungan telepon.

Baca juga:  Diduga Proyek Siluman Jalan di Nyalindung Sukabumi, UPTD Bina Marga Provinsi Jabar Angkat Bicara

Dijelaskan Redi, longsor diperkirakan dengan panjang 50 meter dan lebar 6 meter. Material tanah menutup ruas jalan Provinsi sehingga tidak bisa dilalui kendaraan.

“Jika untuk roda dua masih bisa kalau memaksakan lewat bibir jalan. Tapi kalau roda empat (mobil) enggak bisa ketutup tanah longsoran jalannya,” jelasnya.

Dilokasi saat ini sudah ada petugas dari P2BK, TNI Polri dan warga masyarakat. Petugas masih menunggu alat berat yang didatangkan dari Bina Marga Provinsi UPTD II Sukabumi untuk evakuasi material longsoran.

Pos terkait