LINGKARPENA.ID | Kapolsek Jampangkulon Polres Sukabumi, Iptu Muhlis, bersama anggota dan Forkopimcam lakukan peninjauan ke lokasi terdampak bencana pergerakan tanah di Kampung Cikadaka, Kampung Leuwiliung dan Kampung Pamoyanan, Desa Sukamaju, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi.
“Hari ini kami Forkopimcam Jampangkulon bersama relawan, ormas, dan masyarakat melakukan gotong royong membersihkan material longsoran di jalan kabupaten ruas Puncakbuluh – Lengkong, tepatnya di Kampung Karanganyar, Desa Karanganyar, Kecamatan Jampangkulon,” kata Iptu Muhlis, kepada Lingkar Pena Minggu (8/12/24).
Lanjut, kata Iptu Muhlis, tumpukan material longsoran yang menutupi jalan kabupaten ruas Puncakbuluh – Lengkong. Seyogyanya memang material tersebut harus dikerjakan menggunakan alat berat, mengingat materialnya sangat menggunung.
“Memang pengerjaannya harus menggunakan alat berat. Kalau dikerjakan manual waktunya lama. Untuk cepat bisa di akses kendaraan jalan ini harus segera bebas material longsoran,” terangnya.
Diketahui, pada Selasa, 3 Desember 2024, sekira pukul 04.00 WIB, hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi, memicu terjadinya tanah longsor di Kampung Cikadaka, Kampung Leuwiliung dan Kampung Pamoyanan, Desa Sukamaju, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi.
“Kita bersyukur dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa, tetapi ada beberapa rumah warga yang mengalami kerusakan sehingga warga harus dievakuasi ke tempat aman,” jelas Kapolsek Jampangkulon.
Dalam kesempatan itu, Kapolsek Jampangkulon memberikan himbauan kepada warga untuk selalu waspada dan siaga vila mana kondisi kemarin terulang.
“Kami menghimbau kepada warga untuk selalu waspada dan segera melaporkan kepada pihak pemerintah bila ada hal hal mencurigakan terkait dengan kebencanaan,” pungkas Eks Kapolsek Curugkembar ini.






