Anggota DPRD F-Partai Golkar: Pemerintah Harus Tegas

FOTO: Ujang Abdurohim Rochmi, anggota DPRD Kabupaten Sukabumi.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Kabupaten Sukabumi berduka usai diterjang bencana longsor, banjir, dan pergerakan tanah. Akibatnya 39 kecamatan dan 205 desa terdampak. Ratusan lahan persawahan, rumah, sarana umum yang terdampak signifikan, juga menimbulkan korban jiwa.

Di sela acara Ciletuh Geopark Festival, Minggu (22/12/2024), Anggota DPRD kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Golkar, H. Ujang Abdurohim Rochmi, berhasil dimintai tanggapannya oleh awak media terkait dengan bencana Sukabumi.

Kata dia, bencana yang terjadi di Kabupaten Sukabumi, khususnya di Wilayah Pajampangan, terpicu oleh banyak faktor, diantaranya adanya alih fungsi hutan dan adanya aktivitas pertambangan.

Baca juga:  Kontur Tanah Labil, Longsor Ancam Rumah dan Tutup Saluran Air di Parungkuda

“Salah satu faktor pemicu terjadinya bencana banjir di Kecamatan Ciemas karena adanya kontribusi pertambangan. Kejadian ini harus menjadi perhatian bersama seluruh masyarakat, terutama warga Kecamatan Ciemas. Pemda Kabupaten Sukabumi,” kata Batman sapaan akrabnya.

Lanjut kata Ujang, pemerintah daerah harus berani bertindak tegas terhadap penambang baik legal maupun ilegal. Intinya pemerintah daerah tidak setengah – setengah dalam menyelesaikan permasalahan tersebut sehingga tidak terulang kembali ke depannya.

“Maka dari itu, ini harus menjadi perhatian kita bersama khususnya pemerintah daerah untuk menyikapi dan menyelesaikan permasalahan tersebut. Intinya pemerintah daerah  tidak setengah – setengah dalam menyelesaikan permasalahan tersebut sehingga tidak terulang kembali ke depannya,” terangnya.

Baca juga:  Mayat Wisatawan Asal Jakarta di Pantai Selatan Sukabumi Ditemukan Setelah Dua Hari Pencarian

H Batman juga  menyindir Badan Pengelola Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark (BP CPUGG) yang hari ini terlihat mati suri.

“Saya sangat menyayangkan, hari ini pengelola CPUGG seperti mati suri. Mereka tidak mampu membangun komunikasi dan koordinasi yang utuh, terutama dengan warga sekitarnya,” tandasnya.

H. Ujang Abberharap ke depannya BPCPUGG dapat memberikan informasi yang lebih lengkap dan terkini kepada pemerintah daerah dan masyarakat sekitar mengenai perkembangan situasi di lapangan.

Baca juga:  Bahu Jalan Longsor, R4 Tak Bisa Lewat

“Komunikasi dan koordinasi yang lebih baik harus segera terjalin untuk mengatasi masalah ini,” beber H. Batman

Sementara dalam menyikapi paska bencana besar yang melanda Kabupaten Sukabumi, menurut H.Batman pihak DPRD Kabupaten Sukabumi telah berkomitmen untuk mendorong pemerintah daerah agar segera mengambil langkah-langkah konkret dalam penanganan pasca bencana.

“Tentunya kami sebagai perwakilan dari masyarakat kabupaten Sukabumi akan mendukung penuh upaya pemerintah dalam memberikan bantuan kepada korban paska bencana, memperbaiki infrastruktur yang rusak, dan mencegah terjadinya bencana serupa di masa mendatang,” pungkasnya.

Pos terkait