Camat Purabaya Buka Suara Soal Warganya yang Viral di Youtube

FOTO: Kondisi tempat tinggal dan penghuni rumah ini menjadi viral sehingga Camat Purabaya buka suara.| tangkapan layah/youtube

LINGKARPENA.ID | Kehidupan keluarga Pardi (42), warga Kampung Legok Teureup, Desa Margaluyu, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, yang diunggah kang Jerry0101 di akun YouTube Petualangan Alam Desaku, viral dan dilihat 718 penonton.

Video berdurasi 45.09 detik itu menceritakan kelamnya kehidupan pasangan Pardi dengan Ningsih dan ketiga anak mereka. Keluarga kecil yang tinggal di sebuah gubuk berdinding karung plastik bekas berukuran 5 x 5 meter itu diketahui berdiri dilahan kebun milik orang lain.

Pardi yang asli Purabaya menikahi isterinya, Ningsih asal Cikangkung, Kecamatan Ciracap, hingga kini usia perkawinan mereka sudah 19 tahun. Kedua anak mereka, Holil (17) dan Aisah (13) harus rela putus sekolah karena tak ada biaya. Sementara anak bungsunya Lia sekarang tercatat sebagai siswa PAUD.

Baca juga:  Camat Purabaya Kunjungi dan Berikan Bantuan Kepada Warga Korban Bencana di Tiga Desa

“Jangankan untuk biaya sekolah untuk makan sehari hari saja susah. Tadi juga ada beras dapat ngutang di warung. Ya tinggal disini sementara sambil ngumpulin duit sedikit sedikit untuk membangun rumah,” ratap Pardi.

Diceritakan Pardi, ia kini sudah tak punya sanak saudara. Kedua orangtuanya sudah lama tiada. Tak sedikitpun warisan ia terima. “Ya, karena saya saudara tiri jadi tidak kebagian warisan,” ujarnya.

Untuk bisa bertahan hidup kini mereka tinggal dilahan orang. Gubuk pun dibangun atas seijin pemilik lahan.

“Awalnya kami tinggal menumpang di rumah kosong milik tetangga. Kami diberi ijin menempati, namun tak kuat mendengar cibiran tetangga, ya mendingan tinggal disini,” ujar Pardi.

Baca juga:  Kepala PKM Tamanjaya Buka Suara Soal Ibu yang Melahirkan di Klinik

Adalah Kang Jerry sang konten kreator yang sengaja mendatangi kediaman Pardi. Usai kehidupan buruh tani ini diupload di akun YouTube, ahirnya viral.

Menyikapi itu, Camat Purabaya Sri Yuliani buka suara. Kata dia, viralnya video tersebut ia lantas mengambil sikap dan membahasnya dengan staf.

“Saya mengutus sekretaris kecamatan dan Kasi Pemerintahan untuk meninjau lokasi tersebut. Setelah di cek ternyata Mang Pardi ini bukan warga Purabaya, KTP nya masih warga Parungserab. Dan hadirnya dia ke tempat tersebut tidak lapor RT,” terang Sri.

Diakui Sri, pihaknya menyangkan kenapa tidak ada konfirmasi sebelumnya. Bukan berarti itu sebuah aib, namun alangkah eloknya jika maslah tersebut dikonfirmasi kan dulu sebelumnya.

Baca juga:  Waaster Panglima TNI di Lokasi TMMD ke-124 Kodim 0607 Kota Sukabumi, Sampaikan Pesan Kebangsaan dan Bagikan Sembako

“Iya kan mestinya datang dulu, ya konfirmasi, bahwa di Desa Margaluyu ada warga yang seperti itu… Kami juga pihak pemerintah akan senang dan sangat berterima kasih ada yang mau bantu. Ya.. kita sama sama bantu.
Dan kata kepala desa Margaluyu Pardi itu bukan warga Margaluyu,” tandas Sri.

Diungkapkan Sri, pihaknya sangat berterima kasih kepada si pembuat video tersebut, mudah mudahan kehidupan Pardi bisa jauh lebih baik lagi ke depannya.

“Tapi kalau ada pihak yang menyorot kami ya tunggu dulu. Persoalannya warga tersebut belum menjadi warga kami seutuhnya. Bukannya kami tidak manusiawi, tapi tertib administrasi juga menjadi sebuah keharusan,” pungkas Sri.

Pos terkait