Sehari Jelang Ramadan, Balita Sukabumi Tenggelam di Kolam Hias Juragan Tempe

FOTO: Kolam hias milik juragan Tempe yang menewaskan balita 2,5 tahun sehari jelang ramadan, Jumat (28/2/25) di Kecamatan Surade.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Sehari jelang Ramadhan nasib tragis dialami balita asal Sukabumi, berinisial K (2,5) tahun, anak kedua pasangan Indah dan Bayu itu tewas usai tenggelam di kolam hias di halaman rumah milik juragan keripik tempe.

Peristiwa itu terjadi di Kampung Dangdeur Wetan RT 03/09, Kelurahan/Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat ( 28/2/2025 ) sekira pukul 10.15 WIB.

Informasi didapat, korban sejak usia tiga bulan dititipkan kedua orangtuanya kepada Mansyur dan Nendah, paman Bayu. Saat ini orangtua korban masih berada di luar daerah untuk bekerja.

Baca juga:  Damkar Pos X Jampangkulon Evakuasi Ular Kobra Jawa di Dalam Mesin Cuci Warga

Diceritakan Nendah, pada Jumat (28/2)
dirinya sama warga lainnya mengadakan makan bersama (botram) menjelang Ramadhan tiba. Karena keseruan acara botram sehingga Nendah tak tahu ke arah mana anak angkatnya itu bermain..

“Saat acara botram saya perhatian anak kami tengah asyik bermain dengan teman nya. Kami tidak mencurigai sesuatu akan terjadi,” ujar Nendah.

Namun satu jam kemudian, beber Nendah, ia dan warga lain dikejutkan dengan penemuan korban yang sudah tidak bernyawa terapung dikolam hias milik Mastur, juragan keripik tempe.

Baca juga:  Dibalik Video Viral, Klarifikasi Mang Bono dan Harapan Redanya Polemik di Kasepuhan

“Anak kami ditemukan sudah mengambang di kolam hias di halaman rumah pa Mastur. Saya benar benar tak percaya atas kejadian ini. Tapi ya mungkin ini sudah jalannha,” imbuh Nendah.

Ada firasat yang terjadi dan dirasakan Nendah sebelum anak angkatnya meninggal. Dua hari sebelum kejadian Nendang mengaku mengalami kedutan berulang pada mata dan bagian pantatnya.

“Saya pun sempat bertanya tanya apa yang akan terjadi dengan kedutan yang saya rasakan,” kata Nendah.

Baca juga:  Nunggak PBB Hingga Rp25 Miliar, Ratusan Desa Dilaporkan ke Kejari Sukabumi

Sementara menurut Wiwin  (38) tahun, masih tetangga korban menuturkan, bahwa di kolam tersebut sudah dua kali kejadian anak jatuh, dan uang ketiganya dialami balita berusia 2,5 tahun dan mengakibatkan maut.

“Dua hari sebelum kejadian anak saya juga jatuh ke kolam itu, namun anak saya tidak mengalami luka serius kecuali luka lece,” ujar Nendah.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Surade Aipda Rijal saat dikonfirmasi mengaku belum menerima laporan kejadian tersebut.

Pos terkait