LINGKARPENA.ID | Unit Organisasi Bersifat Khusus (UOBK) Rumah Sakit Umum Daerah, RSUD R. Syamsudin, S.H, Kota Sukabumi menggelar kegiatan promosi layanan Klinik Rehabilitasi Medik/Fisioterapi. Hal tersebut sebagai upaya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya layanan rehabilitasi mediak.
Rehabilitasi medik sendiri merupakan, pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk mengembalikan fungsi tubuh yang terganggu. Rehabilitasi medik juga dapat dilakukan melalui terapi fisik, terapi okupasi, terapi wicara dan lainnya.
Menurut dr. Indra Putra Hasri, Sp.KFR., AIFO-K, rehabilitasi medik sangat penting bagi pasien yang mengalami gangguan fungsi akibat sakit, cedera, atau cacat bawaan lahir.
“Terapi ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat bahwa layanan rehabilitasi medik merupakan layanan kesehatan bagi pasien yang mengalami gangguan atau kelainan fungsi, baik pada anak, dewasa, maupun lansia,” jelas dr. Indra kepada media Kamis (13/3).
“Perlu diketahui juga, tujuan utama dari rehabilitasi medik adalah membantu pasien mencapai kemampuan fisik, psikologis dan sosial yang optimal,” sambungnya.
Dijelaskan dr. Indra, rehabilitasi medik berbeda dengan terapi fisik biasa karena dalam layanan ini terdapat dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi yang berperan dalam menentukan target terapi bagi setiap pasien.
“Setiap pasien memiliki kondisi medis yang berbeda, sehingga hasil dan target terapi pun bervariasi. Dokter akan menilai kondisi pasien terlebih dahulu sebelum menentukan goal terapi yang dapat dicapai,” jelas dr. Indra.
Instalasi rehabilitasi medik di RSUD R. Syamsudin, didukung oleh tenaga ahli di bidangnya, termasuk fisioterapis berpengalaman dalam tumbuh kembang dan cardio-respirasi di ruang intensif, serta tim terapi wicara. Selain itu, klinik ini dilengkapi dengan alat-alat rehabilitasi terkini untuk menunjang terapi yang lebih efektif.
“Pasien yang datang untuk rehabilitasi sangat beragam, mulai dari bayi hingga lansia. Untuk pasien dewasa, mayoritas mengalami cedera muskuloskeletal atau nyeri pada sistem rangka tubuh, seperti otot, tulang, dan sendi. Sementara itu, pasien anak yang sering ditangani adalah mereka yang mengalami gangguan komunikasi, seperti keterlambatan bicara dan gangguan tumbuh kembang,” tandasnya.**






