LINGKARPENA.ID | Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi terus memperkuat kerja sama dan kolaborasi dengan berbagai pihak, baik dari unsur pemerintah, swasta, komunitas, media, hingga akademisi. Kolaborasi ini diwujudkan dalam bentuk pengembangan ekonomi kreatif, penyediaan produk lokal sebagai suvenir unggulan, dan pengembangan event bersama yang berskala regional hingga internasional.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, mengungkapkan bahwa promosi pariwisata tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi dari berbagai elemen yang memiliki peran dan pengaruh masing-masing.
“Dinas Pariwisata menjalin kerja sama harmonis dengan berbagai pemangku kepentingan dari sektor swasta, akademisi, komunitas lokal, hingga media,” ujarnya.
Oleh karena itu, melalui kemitraan ini, Sukabumi tak hanya mempromosikan tempat, tetapi membangun ekosistem pariwisata yang kuat, partisipatif, dan inklusif.
Sementara itu, Sendi juga menambahkan bahwa Dinas Pariwisata tidak bisa berdiri sendiri, sehingga perlu kolaborasi pelaksanaan tata kelola kepariwisataan yang hexa helix, baik Pemerintah, industri pariwisata, komunitas, Akademisi, termasuk masyarakat dan wisatawannya.
“Pariwisata bisa membuktikan ketangguhannya dalam melalui dampak kebencanaan, mari berakselerasi demi mewujudkan pariwisata berdaya, berstandar dan berbudaya,” tandasnya.






