LINGKARPENA.ID | Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Sukabumi Nunung Nurhayati Menegaskan pentingnya menjaga ekosistem laut demi keberlangsungannya untuk generasi mendatang.
Beberapa langkah yang dilakukan sebagai upaya penjagaan ekosistem tersebut, Nunung mengungkap antara lain mulai dari pembinaan penggunaan alat tangkap ramah lingkungan, program restocking ikan, hingga penanaman mangrove sebagai pelindung alami ekosistem pesisir.
Sebab kata Nunung, tantangan nelayan saat ini dan kedepan akan semakin berat, mulai dari tantangan cuaca yang kerap kali sulit diprediksi, hingga harga jual ikan yang tidak stabil, hal itu akan semakin menyulitkan jika diperparah dengan kerusakan lingkungan.
“Tantangan yang dihadapi nelayan kian kompleks, seperti perubahan iklim, cuaca ekstrem, hingga fluktuasi harga ikan. Namun kami akan terus memberikan pembinaan dan pendampingan, seperti penyuluhan keselamatan melaut, serta pelatihan diversifikasi usaha agar nelayan tetap memiliki sumber penghasilan alternatif saat tak bisa melaut,” paparnya saat diwawancarai di Kantornya kamis (22/05/2025).
Sebagai langkah konkret, Ia juga mengaku bahwa pihaknya berkontribusi aktif memberikan sejumlah bantuan baik yang berhubungan langsung dengan aktivitas nelayan dilaut berupa BPJS Ketenagakerjaan, kapal, mesin, dan alat tangkap ramah lingkungan, hingga memfasilitasi sertifikasi tanah untuk melindungi aset para nelayan. Hal itu diberikan dalam mementum perayaan Hari Nelayan Kabupaten Sukabumi Tahun 2025.
“Kami ingin nelayan lebih siap menghadapi dinamika dan risiko di lapangan,” ungkap Nunung.
“Ini menjadikan syukuran (peringatan) hari nelayan tidak hanya sebagai pesta rakyat, tetapi juga wadah edukasi serta penguatan semangat kebersamaan,” tambahnya.
Nunung juga mengungkapkan bahwa dirinya merasa bangga karena sekarang mulai banyak generasi muda yang ikut terlibat dalam pengelolaan perikanan.
“Mereka adalah harapan masa depan laut Indonesia. Nelayan itu pejuang. Karena mereka, kita bisa menikmati lauk pauk setiap hari. Sudah semestinya profesi ini kita hormati dan dukung bersama,” tungkas Nunung.






