LINGKARPENA.ID | Kebakaran merupakan salah satu bencana yang kerapkali sulit diprediksi, oleh karena itu dalam proses penanganannya, kecepatan dan ketepatan menjadi penentu dari dampak yang terjadi akibat kejadian tersebut.
Saat ini, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sukabumi memiliki 12 posko pemdam kebakaran yang tersebar dibeberapa wilayah kecamatan.
Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Dunia Usaha Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sukabumi Vikry, menyebutkan bahwa 12 posko tersebut masing-masing memiliki kontak atau nomor telponnya sendiri, yang menurutnya hal tersebut dapat memperlambat komunikasi antar posko Damkar.
“Di Sukabumi itu ada 12 posko, dengan 12 nomer telpon, Menurut saya tidak efisien dan tidak efektif, kita berharap kedepan ada comand center (nomor telpon yang terhubung langsung dengan semua posko), posko-posko terintegreasi dengan 1 nomer sehingga masyarakat akan lebih mudah menghubungi kita,” ujarnya kepada Lingkarpena.id, Kamis, (19/06/2025).
“Karena kebakaran itu hitungannya detik, jadi semakin cepat masyarakat melaporkan kepada kita, saat adakejadian kebakaran yang terjadi di daerahnya, dengan alamat yang lengkap itu semakin cepat kita menindak lanjuti kejadian kebakaran tersebut,” sambung Vikry.
Nantinya kata Dia, ada operator Command Center yang secara sigap dalam 24 jam melayani dan menerima segala bentuk laporan, lalu diteruskan pada posko damkar terdekat sesuai lokasi laporan.
Dengan demikian masih kata Vikry, tidak terjadi lagi kebingungan ditengah masyarakat akan nomor pengaduan damkar yang saat ini disebar ditengah masyarakat.
“Karena sempat beberapa kali terjadi, ketika ada peristiwa, disuatu wilayah, ini malah terhubung dengan posko yang jauh, misalnya ada kejadian di Sagaranten, namun menghubungi posko damkar sukaraja, ini yang kita khawatirkan,” tuturnya.
Terakhir kata dia, pihaknya akan mengusahakan dalam pembuatan command center tersebut agar penanganan yang dilakukan oleh damkar senantiasa cepat, tepat dan akurat.






