Penemuan Uang Kuno di Ujunggengeng, Disbudpora Sukabumi Apresiasi Laporan TNI AL Posal Ujunggenteng dan Masyarakat

LINGKARPENA.ID | Ditemukannya senjumlah uang kuno dalam bentuk koin oleh seorang nelayan bernama Sopyan (35) warga Kampung Cipaku, Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa 22 Juli 2025, memicu minat masyarakat setempat untuk melakukan pencarian. Mereka berharap mengalami hal serupa dengan Sopyan.

 

Penemuan uang kuno itu berawal ketika Sopyan yang tengah mencari ikan impun di Pantai Ujunggengeng. Saat ia menunggu ikan impun yang ke tepi pantai terbawa ombak, tanpa sengaja Sopyan iseng mengorek ngorek pasir di sana. Ia terkejut dari pasir yang di galinya itu ia menemukan beberapa buah uang koin kuno.

Baca juga:  Gelombang Tinggi Hantam Pantai Ujungg Gnteng, Puluhan Perahu Nelayan Rusak dan Hilang

 

Penemuan itu viral usai diunggah di media sosial dan memicu adanya aktivitas warga untuk melakukan pencarian uang kuno tersebut. Menyikapi hal itu Komandan Pos TNI AL Ujunggengeng dan personel segera turun ke lapangan dan melakukan penanganan.

 

“Lokasi penemuan uang kuno sudah kami sterilkan karena sedang dilakukan observasi pemerintah daerah. Kami berharap jangan sampai ada lagi masyarakat yang mengambil uang kuno tersebut,” ungkap Danpos TNI AL Ujunggenteng, Letda Laut ( P) Andri Kurniawan.

 

Lanjut kata Letda Andri, kini pihaknya tengah berusaha agar uang kuno yang ada di masyarakat bisa ditarik dan diamankan di Pos TNI AL Ujunggengeng. “Uang kuno yang berhasil kita amankan hanya beberapa buah saja, dan sebagian ada di masyarakat,” tambahnya.

Baca juga:  Heboh! Sesosok Mayat Ditemukan di Pesisir Pantai Karang Hawu Sukabumi

 

Terkait penemuan uang kuno itu, Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga ( Disbudpora) Kabupaten Sukabumi, Yudi Mulyadi, melalui Sekretaris Dinas (Sekdis) Budpora, Yanti Irianti mengatakan, untuk menindaklanjuti laporan TNI AL Pos Ujunggengeng terkait adanya temuan uang kuno di Pantai Ujunggenteng Disbudpora akan segera mengambil langkah langkah penanganannya.

 

”Terkait temuan tersebut Tim Dinas Budpora akan berkoordinasi dengan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX Jawa Barat untuk dilakukan peninjauan dan pendokumentasian serta pengidentifikasian,” papar Yanti kepada lingkarpena.id, Minggu (27/7/2025).

Baca juga:  Pelajar SMK di Sukabumi Menjadi Korban Pembacokan OTK

 

Sambung Yanti, pihaknya atas nama Pemkab Sukabumi mengapresiasi TNI AL Pos Ujunggenteng dan masyarakat yang telah melaporkan adanya temuan benda peninggalan tersebut. Ini menandakan bahwa masyarakat dan pihak TNI AL sangat peduli terhadap tinggalan masa lalu yang memiliki nilai penting.

 

“Adanya laporan itu menunjukan bahwa masyarakat dan TNI AL Pos Ujunggengeng sangat peduli pada benda peninggalan masa lalu yang memiliki nilai sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, dan kebudayaan sesuai dengan amanat UU No. 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya,” pungkas Yanti.

Pos terkait