Satgas TMMD Ke-125 Gelar Penyuluhan Pertanian, Masyarakat Antusias Serap Ilmu

FOTO: Penyuluhan Pertanian rangkaian TMMD ke-125 Kodim o622 di Desa Langkapjaya Kecamatan Lengkong.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kualitas sektor pertanian di pedesaan, Satgas TMMD Ke-125 Tahun Anggaran 2025 menggandeng Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi untuk menggelar kegiatan penyuluhan pertanian dengan tema “Pertanian”.

Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat dan antusias dari para petani setempat.

Narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Rahmat Hadian Salihin, S.Pt, selaku Koordinator Penyuluh Pertanian Kabupaten Sukabumi. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya strategi pertanian yang terarah dan berkelanjutan guna mendorong swasembada pangan.

Baca juga:  Forkopimcam Bareng Tim Nakes Puskesmas Jampangkulon Evakuasi ODGJ Meresahkan

Adapun strategi pertanian yang dipaparkan meliputi:
Identifikasi Potensi
Penetapan Tujuan
Identifikasi Masalah
Penyusunan Perencanaan
Pelaksanaan Sesuai Rencana
Evaluasi Berkala

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pasiter Kodim 0622/Kab. Sukabumi, Aparatur Desa Bapak Ruslan, serta operator kegiatan Serda Dani dan Yanto. Sebanyak 30 peserta yang berasal dari kelompok tani (Poktan) mengikuti penyuluhan ini dengan penuh semangat dan keseriusan.

Baca juga:  Komunitas Muslim Turki Bagikan 1.500 Paket Daging di Wilayah Surade

Para petani tampak antusias menyerap materi yang disampaikan, mencerminkan semangat untuk meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah mereka.

“Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan,” kata Rahmat.

“Melalui penyuluhan ini, diharapkan petani tidak hanya mampu meningkatkan hasil panen, tetapi juga memiliki perencanaan dan evaluasi pertanian yang lebih matang dan strategis. Satgas TMMD Ke-125 terus berkomitmen untuk mendorong pembangunan fisik maupun non-fisik demi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.**

Baca juga:  Melalui Tiga Program Kejaksaan Bangun Budaya Anti Korupsi Sejak Dini

Pos terkait