LINGKARPENA.ID | Peringatan Hari Nelayan ke-68 di Pantai Palangpang, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, berlangsung meriah pada Rabu (16/7/2025). Tradisi syukuran nelayan yang telah digelar secara turun-temurun ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi masyarakat pesisir, tetapi juga menghadirkan berbagai layanan publik yang bermanfaat bagi warga.
Salah satu unsur pemerintah daerah yang turut berpartisipasi adalah Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi melalui UPTD Dalduk Kecamatan Ciemas. Pada kesempatan tersebut, DPPKB menghadirkan layanan Keluarga Berencana (KB), khususnya Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), yang menyasar keluarga nelayan dan masyarakat sekitar pesisir.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan khitanan massal bagi anak-anak nelayan dan warga setempat. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, baik dari para ibu yang mengikuti pelayanan KB maupun keluarga yang mengantarkan anak-anak mereka untuk mengikuti khitanan.
Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, mengatakan bahwa keikutsertaan pihaknya dalam perayaan Hari Nelayan merupakan bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir.
“Hari ini kita melaksanakan pelayanan KB dan khitanan massal dalam rangka syukuran Hari Nelayan Pantai Palangpang Ciwaru. Mudah-mudahan pelaksanaannya berjalan lancar, dan masyarakat yang dilayani merasa puas,” ujar Uus.
Uus menambahkan, melalui program KB khususnya MKJP, pihaknya berharap masyarakat pesisir lebih sadar akan pentingnya perencanaan keluarga. Dengan perencanaan yang baik, keluarga nelayan dapat lebih siap menghadapi tantangan hidup, baik dalam aspek kesehatan, pendidikan, maupun kesejahteraan.
“Kami hadir memberikan layanan terbaik demi mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas di wilayah pesisir. Bersama nelayan, kita bangun masa depan keluarga yang lebih baik,” tambahnya.
Kegiatan yang digelar di kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu ini sekaligus menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait. Di satu sisi, tradisi syukuran nelayan tetap terjaga sebagai bentuk rasa syukur atas hasil laut yang melimpah. Di sisi lain, pemerintah daerah memanfaatkan momentum tersebut untuk menghadirkan program-program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Pelayanan KB dan khitanan massal di Pantai Palangpang menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) di wilayah pesisir. Dengan dukungan dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan tokoh masyarakat, kegiatan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat nelayan.
Perayaan Hari Nelayan ke-68 tidak hanya menjadi agenda tahunan penuh kemeriahan, tetapi juga momentum strategis untuk menghadirkan program nyata bagi kesejahteraan masyarakat pesisir Kabupaten Sukabumi.
Reporter : Rijal
Editor : Redaksi






