Forkopimcam Surade Tunjukkan Kepedulian Kepada Keluarga Ijud

FOTO: Forkopimcam Surade bersama stake holder terkait melakukan kunjungan sekaligus penanganannya, pada Rabu (3/9/2025).| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Sebagai wujud kepedulian kepada keluarga Ijud (60) warga Kampung Mekarasih, Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, yang mengalami keterbelakangan mental, forkopimcam Surade bersama stake holder terkait melakukan kunjungan sekaligus penanganannya, pada Rabu (3/9/2025).

Camat Surade, U. Suryana mengatakan setelah pihaknya mendapat informasi dari media online langsung bergerak bersama unsur forkopimcam lainnya dan melaporkan ke Dinas Sosial serta berencana menindak lanjuti untuk penanganan lanjutan sambil menunggu tim Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi asessment ke lapangan.

“Kami forkopimcam dan stake holder terkait hari ini datang menemui keluarga Ijud yang diduga mengalami keterbelalangan mental. Kami sudah melaporkan ini ke Dinas terkait. Untuk penanganan selanjutnya akan dikordinasilan dengan stake holder terkait dan pihak keluarga Ijud, sambil menunggu tim dari Dinas Sosial yang akan asessment,” ungkap U. Suryana.

Baca juga:  ACT Dongkrak Sembako Murah untuk Lansia di Gebyar Vaksinasi Kelurahan Benteng

Lanjut kata Suryana, forkopimcam dan stake holder terkait berkomitmen selama belum ada penangan dari Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi pihaknya akan memonitoring dan melakukan pendampingan sementara sambil menunggu kesiapan dan restu dari kerabat Ijud lainnya.

“Sambil menunggu tim Dinas Sosial asessmen ke lapangan kami berusaha untuk mendapatkan ijin dari saudara saudaranya Ijud jika nanti anaknya kita bawa untuk ditangani dan di evakuasi ke salah satu panti di Sukabumi,” tambah Suryana.

Baca juga:  Rayakan HUT Bhayangkara ke-79, Kapolsek Surade: Jaga Kekompakan Tiga Pilar

Diketahui, Ijud (60) merupakan warga Desa Pasiripis Kecamatan Surade. Ia kini tinggal bsrsama anak lelakiya beriniaial RD (18) dan putri bungsunya berinisial TN (15) disebuah rumah 4 x 6 meter persegi hasil bantuan warga. Mereka bertiga memiliki gangguan keterbelakangan mental.

Akibat kondisi itu mereka ( RD dan TN) acap berulah aneh. Bahkan tetangganya sempat memergoki salah satu anak Ijud tengah menyusu pada anjing peliharaan mereka. Yang lebih miris, kedua kakak adik ini sempat diketahui warga tengah melakukan hubungan intim layaknya suami isteri di tempat pemandian.

“Saya pernah melihat mereka melakukan hubungan intim. Saya melaporkan kejadian itu pada Kepala Desa, Kader dan Puskesmas,” ujar seorang warga yang menolak disebut jatidirinya.

Baca juga:  Hari Pertama Puasa, Aa Dede: Bagikan Ratusan Takjil di Pasar Palabuhanratu Sukabumi

Untuk menghindari hal yang tak diharapkan pihak Pemdes dan Puskesmas Buniwangi serta petugas Dalduk sepakat untuk memasang implant di tubuh TN sebagai upaya pencegahan.

“Bukan kami membenarkan apa yang mereka lakukan, hanya kami mencoba meminimalisir resiko. Tapi kami berharap ada penyelesaian juga kedepan mudah-mudahan,” ujar Kepala Desa Pasiripis, Nandang Saeful Mikdar.

Selain dihadiri forkoimcam, hadir dalam kegiatan kunjungan itu Kepala Puskesmas Buniwangi Yogianto, Kepala UPTD Pengendalian Penduduk ( Dalduk) Irma Yuniani, Kordinator PSM Susi, Tenaga Kesehatan, Kader PKK Kecamatan Surade, Kepala Desa Pasiripia dan staf, Kader Posyandu, dan masyarakat sekitar.

Pos terkait