LINGKARPENA.ID | Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perikanan menyalurkan bantuan pangan bergizi berupa ikan mas, ikan nila, dan abon ikan kepada ribuan keluarga berisiko stunting. Bantuan disalurkan sejak Desember 2024 di 55 desa prioritas.
Kepala Dinas Perikanan Sukabumi, Nunung Nurhayati, mengatakan program ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus mendorong pola konsumsi ikan.
“Ikan kaya akan omega-3, protein, dan mineral penting bagi pertumbuhan anak. Konsumsi ikan rutin terbukti bermanfaat mencegah stunting,” kata Nunung, Selasa (10/9/2025).

Bantuan diberikan kepada 82 keluarga per desa di 10 desa, dan 80 keluarga khusus di Desa Mekarjaya, Kecamatan Jampang Kulon. Setiap keluarga mendapat 1 paket bantuan berisi 3 pcs abon ikan, atau 2 kg ikan nila, atau 2 kg ikan mas.
Adapun desa penerima bantuan dengan kuota 82 keluarga meliputi Desa Jampang Kulon, Desa Ciparay, Desa Bojongsari, Desa Karanganyar, Desa Cikarang, Desa Bojonggenteng, Desa Cikaranggeusan, Desa Tanjung, Desa Padajaya, dan Desa Nagraksari.
Nunung menjelaskan, pemilihan tiga jenis bantuan dilakukan untuk meningkatkan konsumsi ikan sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM perikanan dan pembudidaya lokal.
“Kami ingin gizi masyarakat terpenuhi sekaligus membantu nelayan dan pelaku usaha perikanan,” ujarnya.
Program ini merupakan bagian dari Lokus Prioritas Percepatan Penurunan Stunting Terintegrasi 2024 sesuai Keputusan Bupati Sukabumi. Pemerintah berharap, melalui sinergi lintas sektor, angka stunting di Sukabumi bisa ditekan secara signifikan.
Reporter : Rizky Apriliana
Editor : Redaksi






