LINGKARPENA.ID | Sejumlah lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Kabupaten Sukabumi ruas Surade – Ciracap -Mareleng, tepatnya dari Kampung Cikarang Desa Ciracap hingga Kampung Pasirpanjang, Desa Pasirpanjang, Kecamatan Ciracap, banyak yang mati lebih dari setahun.
Akibat tidak adanya lampu penerangan jalan di lokasi tersebut warga yang melintas di jalur ini sering mengeluhkan kondisi jalan yang gelap, terutama pada malam hari, karena meningkatkan risiko kecelakaan dan tindak kriminal.
Jalan tersebut merupakan jalur yang cukup ramai dilalui kendaraan besar seperti truk, mobil pribadi dan sepeda motor. Tanpa penerangan yang memadai, pengendara harus lebih berhati-hati untuk menghindari kecelakaan. Kondisi ini terutama saat melintas di Kampung Cikarang, dengan kontur jalan menurun tajam dan berkelok.
Selvi (22) salah seorang warga yang sering melintas di jalan itu, mengaku resah dengan kondisi tersebut. Ia mengatakan bahwa tanpa lampu PJU, jarak pandang menjadi terbatas dan rawan kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua.
“Kalau malam gelap sekali, apalagi banyak kendaraan besar yang lewat sini. Kami khawatir terjadi kecelakaan karena pengendara sulit melihat jalan dengan jelas,” ujarnya, Rabu (17/9).
Keluhan serupa juga disampaikan Wanto (45) seorang pengendara motor yang hampir mengalami kecelakaan akibat minimnya penerangan. Menurutnya, tanpa lampu PJU, pengendara tidak bisa melihat lubang jalan atau kendaraan lain dengan jelas.
“Saya pernah hampir menabrak motor di depan karena gelap, tidak terlihat jelas. Kadang ada juga yang ngebut, kalau gelap begini jadi bahaya. Semoga cepat diperbaiki,” katanya.
Selain berisiko kecelakaan, kondisi jalan yang gelap juga membuat warga khawatir terhadap potensi tindak kriminal, seperti pencurian atau begal. Warga berharap pemerintah segera bertindak agar kondisi ini tidak semakin membahayakan.
Kepala Desa Pasirpanjang, Mamat Selamet mengatakan, di wilayahnya terdapat lampu PJU tidak berfungsi yang tersebar dibeberapa titik. Dikatakannya, kondisi ini memunculkan keresahan warga, dan dikhawatirkan berdampak pada gangguan kamtibmas.
“Benar di wilayah Desa Pasirpanjang ada beberapa lampu PJU yang sudah lama tidak berfungsi. Kami mohon ada perhatian dari dinas terkait,” harapnya.
Disampaikan Mamat, pihaknya sudah melaporkan kondisi matinya lampu PJU tersebut kepada petugas dari dinas terkait dengan harapan untuk ditindak lanjuti, namun hingga kini belum ada realisasinya.
“Kami pun pernah menemukan Kwh meter yang tergeletak di jalan,” pungkasnya.
Kondisi ini memunculkan persepsi kurangnya perhatian dinas terkait. Dan kondisi ini pun perlu segera mendapat perhatian serta penanganan pihak pihak terkait.






