LINGKARPENA.ID | Semangat kebersamaan dan gotong royong membara di Kampung Sindanghayu, Desa Wanasari, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Sejak beberapa hari terakhir, para pemuda kampung bahu-membahu membangun lapangan futsal yang telah lama menjadi dambaan mereka.
Proyek ini tidak hanya merefleksikan keinginan untuk memiliki fasilitas olahraga, tetapi juga menjadi bukti nyata kekuatan persatuan warga.
Ketua Pemuda Kampung Sindanghayu, Aden, mengungkapkan bahwa pembangunan lapangan futsal ini sebenarnya sudah direncanakan sejak lama.
“Kami sudah lama merencanakan kegiatan ini, tetapi selalu tertunda karena terkendala biaya,” ujar Aden, kepada lingkarpena.id Sabtu (20/9/2025).
Namun, kendala tersebut tidak menyurutkan niat para pemuda. “Akhirnya atas inisiatif teman-teman, kami kompak melakukan penggalangan dana guna mewujudkannya,” tambahnya dengan penuh semangat.
Pendanaan untuk pembangunan lapangan futsal ini sepenuhnya berasal dari swadaya masyarakat, khususnya dari iuran warga Sindanghayu yang bekerja di luar kota. Setiap bulannya, mereka secara sukarela menyumbangkan Rp 100 ribu per orang.
“Ditargetkan hingga Desember 2025 pembangunan lapangan futsal ini rampung. Selama ini dana yang kami gunakan berasal dari sumbangan warga khususnya pemuda yang saat ini bekerja di luar kota,” jelas Aden.
Ini menunjukkan komitmen dan kecintaan warga perantau terhadap kampung halaman mereka. Lapangan futsal yang dibangun memiliki ukuran 50 x 60 meter persegi. Menariknya, lahan yang digunakan adalah tanah milik warga yang berhasil dibeli dari hasil iuran.
“Alhamdulillah lahan yang kita pakai untuk lapangan futsal ini milik warga, dan dibeli dari hasil iuran selama ini,” tandas Aden, menunjukkan rasa syukur atas dukungan penuh dari masyarakat.
Semangat gotong royong pemuda Sindanghayu ini tak luput dari perhatian Erpa Aris Purnama, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari fraksi PKS. Di sela acara reses di Kampung Sindanghayu, Desa Wanasari, Erpa mengapresiasi tinggi kekompakan warga, terutama para pemuda.
Sebagai bentuk dukungan dan apresiasi, Dewan Erpa bahkan memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp 3 juta untuk pembangunan lapangan futsal tersebut.
“Saya mengapresiasi atas kekompakan warga, khususnya pemuda di sini. Ini perlu dipertahankan, dengan semangat kebersamaan yang terbangun tentunya akan memudahkan dalam mewujudkan tujuan,” ujar Erpa.
Dukungan dari berbagai pihak, baik dari warga lokal, perantau, maupun wakil rakyat, menjadi modal berharga bagi Kampung Sindanghayu untuk terus berkembang. Pembangunan lapangan futsal ini diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas olahraga, tetapi juga pusat kegiatan positif yang mempererat tali silaturahmi antarwarga dan melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi dari Sindanghayu.
Kekompakan pemuda dan tokoh masyarakat Kampung Sindanghayu, dalam berbagai kegiatan kepentingan umum mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Desa Wanasari, Irwan Sudarmi.
Salah satu kegiatan yang menjadi sorotan adalah inisiatif pembangunan lapangan futsal multifungsi di kampung tersebut.
“Alhamdulillah di Wanasari, khususnya di Kampung Sindanghayu, para pemuda dan para tokoh masyarakat itu pada kompak dalam masalah kegiatan-kegiatan kepentingan umum,” ungkap Irwan Sudarmi.
Pemerintah desa menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif warganya. Irwan Sudarmi menambahkan bahwa pihaknya telah berupaya agar pembangunan lapangan tersebut dapat diakomodasi melalui sistem perencanaan pembangunan daerah.
“Kami sebagai pemerintah desa sangat mensupport, sangat berterima kasih, sangat mendukung dan insya Allah kami juga sudah berusaha insya Allah di tahun ini untuk ditaikan ke SIPD bagaimana caranya supaya tujuan keinginan para pemuda, yang ada di Kampung Sindanghayu yang sudah mempunyai tanah,” jelasnya.






