Direktur Bina Penggerak Lini Lapangan Kemendukbangga Tinjau Kinerja Penyuluh KB dan PLKB di Sukabumi

FOTO: Focus Group Discussion (FGD) ini berlangsung di Aula Kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi. Kamis (25/9).| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Upaya percepatan penurunan dan pencegahan stunting terus diperkuat oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga/BKKBN). Pada hari ini Kamis (25/9/2025) Direktur Bina Penggerak Lini Lapangan, Lisna Prihantini, turun langsung ke Kabupaten Sukabumi untuk melakukan pemantauan dan evaluasi kinerja Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan KB (PLKB).

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) ini berlangsung di Aula Kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi, dan dibuka oleh Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus. Sebanyak 20 peserta hadir, terdiri dari jajaran DPPKB, PKB/PLKB, serta kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP).

Baca juga:  Kemenkes Catat Kasus Konfirmasi Turun Sebesar 7,87% dalam Seminggu Terakhir

Dalam arahannya, Lisna menegaskan bahwa evaluasi lapangan menjadi bagian penting untuk memastikan strategi pencegahan stunting tepat sasaran.

“Kami ingin mendengar langsung aspirasi, tantangan, dan kebutuhan para petugas serta kader di lapangan, agar strategi percepatan pencegahan stunting bisa lebih efektif,” jelasnya.

Sesi diskusi berlangsung interaktif, di mana Tim Pendamping Keluarga (TPK) menyampaikan masukan agar dana Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) lebih dioptimalkan, terutama untuk mendukung kader yang menghadapi hambatan geografis antar desa.

Baca juga:  Wujudkan Jargon Nyalindung Manggung Nyalindung Nanjung dan Visi Misi Berseri, Kecamatan Nyalindung Terus Optimalkan Potensi Wisata

Selain itu, para penyuluh juga didorong untuk menghadirkan ide-ide kreatif dalam mengembangkan program Bangga Kencana di masyarakat.

Turut hadir sejumlah pejabat DPPKB Sukabumi, di antaranya Yeni Astriyani, SE.MM, H. Dindin, SKM.MM, Bd. Sri Rahmawati, S.Tr.Keb, Ali Abdurrohman, S.AP, Nur Intan Marienda, S.IP, Eka Rusdiana, ST, MH, dan jajaran lainnya, termasuk penyuluh KB dari berbagai kecamatan seperti Cisaat, Sukabumi, Sukalarang, Cicantayan dan Gunungguruh.

Baca juga:  Pria Ciracap Diduga Alami Gizi Buruk, Ini Respon Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi

Melalui kegiatan ini, DPPKB Kabupaten Sukabumi bersama Tim Monev Direktorat Bina Penggerak Lini Lapangan berharap peran penyuluh KB, PLKB dan kader IMP semakin optimal, sehingga target percepatan penurunan stunting di tingkat desa dapat tercapai.**

Pos terkait