Penanaman Pohon dan Sarasehan Lintas Agama di Cicurug: Wujud Harmoni dan Kepedulian terhadap Alam

Momen potobersama | istimewa

LINGKARPENA.ID | Dalam semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama, Badan Koordinasi Forum Kerukunan Umat Beragama (Bakor-FKUB) Kecamatan Cicurug menggelar kegiatan Penanaman Pohon dan Sarasehan Lintas Agama pada Sabtu, 1 November 2025, bertempat di Pondok Pesantren Al-Hasaniyyah, Kampung Kaum Babakan, Kelurahan Cicurug, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

Kegiatan dimulai dengan sambutan Ketua Bakor-FKUB Kecamatan Cicurug, Ustadz M. Azis Saepulloh, SH, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas iman dalam menjaga keharmonisan dan kelestarian alam. Acara kemudian secara resmi dibuka oleh Camat Cicurug, yang turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan ini Forkopincam Cicurug, Kepala KUA Kecamatan Cicurug, para pimpinan pondok pesantren, tokoh agama Kristen, Katolik, dan Buddha, pimpinan ormas keagamaan seperti NU, LDII, dan Syarikat Islam, pengurus Bakor-FKUB, wakil sekolah berbasis keagamaan, serta organisasi kesukuan dan kemasyarakatan.

Baca juga:  Bentuk Peduli Lingkungan, KKN-T UMMI Gelar Penanaman Pohon

Deklarasi Lintas Agama: Komitmen untuk Harmoni dan Pelestarian Alam

Salah satu momen penting dalam acara ini adalah Deklarasi Lintas Agama Kecamatan Cicurug, yang ditandatangani oleh Forkopincam bersama para tokoh lintas agama sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga kerukunan dan kelestarian lingkungan.

Berisi empat butir utama, deklarasi tersebut menegaskan tekad untuk:

1. Memperkuat persaudaraan lintas iman dengan menjunjung tinggi rasa saling menghormati dan gotong royong.

2. Menjaga dan melestarikan lingkungan hidup melalui penanaman serta perawatan pohon sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan.

3. Menolak segala bentuk kekerasan dan intoleransi, serta mengedepankan dialog dan kerja sama lintas agama.

Baca juga:  Kebakaran Bensin Eceran di Cicurug, Warung Kelontong dan 5 Unit Motor Turut Hangus

4. Mewujudkan Kecamatan Cicurug sebagai wilayah yang damai, hijau, dan harmonis.

Deklarasi tersebut ditutup dengan seruan bersama
“Bersama Menanam, Bersama Menjaga, Bersama Membangun Kedamaian!”

Penanaman 100 Pohon dan Sarasehan Sejarah Toleransi.

Sebagai tindak lanjut, peserta acara menanam 100 bibit pohon di lingkungan Pondok Pesantren Al-Hasaniyyah. Kegiatan simbolik ini menggambarkan upaya nyata dalam menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus memperkuat semangat persaudaraan antarumat beragama.

Acara dilanjutkan dengan Sarasehan Lintas Agama, yang mengangkat tema sejarah panjang toleransi di Cicurug. Dalam sesi ini, para narasumber menyinggung bahwa semangat kebersamaan antaragama di Cicurug telah terjalin sejak awal 1900-an, ketika berdiri Masjid Bintang, Gereja Katolik, Biara Padua, Sekolah Pastor Stella Maris, dan GKI Cicurug.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menegaskan bahwa Cicurug bukanlah wilayah yang intoleran. Justru sejak dahulu, masyarakat Cicurug hidup berdampingan secara damai lintas agama,” ujar Ustadz M. Azis Saepulloh, Ketua Bakor-FKUB Kecamatan Cicurug.

Baca juga:  Peduli Lingkungan Hidup; Kodim 0607 Kota Sukabumi Gelar Penanaman Pohon

Sementara itu, Camat Cicurug dalam sambutannya menegaskan bahwa pemerintah kecamatan selalu terbuka dan berkomitmen untuk melindungi serta mengayomi seluruh pemeluk agama di wilayahnya.

Kebersamaan dalam Kebun Kehidupan

Kegiatan yang sarat makna ini ditutup dengan makan siang bersama bergaya liwetan ala santri, yang menambah keakraban dan kehangatan di antara seluruh peserta.

Melalui kegiatan ini, masyarakat Cicurug menunjukkan bahwa keharmonisan antarumat beragama dan kepedulian terhadap lingkungan dapat tumbuh berdampingan—sebagaimana pepohonan yang ditanam hari itu, yang diharapkan akan menjadi simbol kedamaian dan persaudaraan bagi generasi mendatang.

Pos terkait