BMKG Jabar Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sukabumi

LINGKARPENA.ID | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (1/11/2025). Cuaca ekstrem ini diperkirakan terjadi sejak pukul 18.35 WIB dan berlaku hingga dua jam ke depan.

Informasi resmi tersebut disampaikan melalui kanal digital KomdigiBMKG dan sejumlah platform komunikasi, termasuk pesan singkat (SMS), media sosial, serta grup WhatsApp. Notifikasi berbunyi:

Baca juga:  80 Kamera Trap Dipasang di Cikepuh-Cibanteng, BKSDA Monitoring Populasi Macan Tutul di Sukabumi

“BMKG::1Nov25 WASPADA cuaca ekstrem mulai 18:35 WIB hingga dua jam ke depan di KAB. SUKABUMI. Detil: https://nowcasting.bmkg.go.id/bs/jabar/.”

Dalam keterangan tersebut, dua kecamatan di Sukabumi, yakni Jampangkulon dan Cimanggu, disebut berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat, petir dan angin kencang.

BMKG meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang yang kerap terjadi akibat intensitas hujan tinggi.

Baca juga:  Sayyid Agil: Beri Sambutan dan Apresiasi Workshop Transformation Digital PC TIDAR Kota Cimahi

Hingga laporan ini diterima, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kondisi terkini di lapangan.

Sementara itu, Camat Jampangkulon, Dading, saat dikonfirmasi MediaAksara, menyampaikan bahwa situasi di wilayahnya masih aman dan belum ada laporan kejadian yang signifikan.

“Untuk saat ini kondisi masih normal. Kami tetap siaga jika sewaktu-waktu terjadi perubahan cuaca,” ujar Dading singkat.

Baca juga:  PWI Provinsi Jawa Barat Mendesak Kongres Percepatan Guna Mengakhiri Dualisme Kepengurusan

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi dan menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi.

Pos terkait