Mojang Kabupaten Sukabumi Umumkan Retribusi Wisata, Djemima Shireen: Rp27 Juta dalam Sepekan

LINGKARPENA.ID | Semangat membangun pariwisata kembali digaungkan dari Kabupaten Sukabumi. Di awal pekan yang cerah, suara optimisme itu datang dari Mojang Pinilih Kabupaten Sukabumi 2025, Djemima Shireen, yang menyapa warga dengan penuh kehangatan sekaligus membawa kabar terbaru soal capaian sektor wisata daerah.

 

Mengawali pernyataannya dengan salam dan doa, Djemima menyampaikan komitmennya untuk rutin menginformasikan perkembangan pendapatan dari sektor retribusi objek daya tarik wisata.

 

“Saya, Zinima Shiren, sebagai Mojang Pinilih Kabupaten Sukabumi tahun 2025. Hari ini dan selanjutnya, di setiap awal pekan akan kami umumkan capaian pendapatan retribusi objek daya tarik wisata yang dimiliki oleh Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.

Baca juga:  BP CPUGGp Gelar Rakor Bahas Program Kerja Tahun 2025

 

Dalam periode 13 hingga 19 April 2026, total retribusi yang berhasil dihimpun mencapai Rp27.013.000. Angka tersebut berasal dari sejumlah destinasi unggulan yang tersebar di berbagai wilayah Sukabumi.

 

Objek wisata Geyser Cisolok menjadi penyumbang terbesar dengan Rp6.630.000, disusul Curug Cikaso sebesar Rp5.325.000. Sementara itu, Pondok Halimun menyumbang Rp4.130.000, Curug Sodong Rp4.720.000, dan Pantai Minajaya Rp1.200.000. Adapun Cinumpang turut memberikan kontribusi sebesar Rp488.000.

 

Selain itu, terdapat pemasukan dari sektor asuransi sebesar Rp4.520.000, sehingga total yang masuk ke kas daerah tercatat sebesar Rp22.493.000.

Baca juga:  Langka! Ratusan Wisatawan Saksikan Kemunculan Penyu Hijau di Pantai Cibuaya Ujunggenteng

 

Tak hanya capaian mingguan, Djemima juga mengungkapkan akumulasi pendapatan sejak awal tahun hingga April 2026. Totalnya mencapai Rp393.402.666, yang terdiri dari retribusi pelayanan tempat rekreasi dan olahraga sebesar Rp387.602.666 serta hasil kerja sama pemanfaatan barang milik daerah (BMD) sebesar Rp5.800.000.

 

Lebih dari sekadar angka, capaian ini menjadi cerminan geliat sektor pariwisata Sukabumi yang terus bergerak. Di balik derasnya kunjungan wisatawan, tersimpan harapan akan pertumbuhan ekonomi yang merata dan berkelanjutan.

Baca juga:  Paguyuban Jampang Tandang Makalangan Kritisi Retribusi Wisata Minajaya

 

Djemima menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta melakukan penataan dan pembenahan di seluruh objek wisata, baik yang dikelola pemerintah maupun pihak lainnya.

 

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan dan kenyamanan untuk seluruh wisatawan, agar tumbuh ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan,” ungkapnya.

 

Di penghujung penyampaiannya, ajakan kolaboratif pun digaungkan. Sebuah seruan sederhana namun sarat makna untuk membangun pariwisata bersama, dengan semangat kebersamaan dan harapan akan ridho Ilahi.

 

“Ayo bangun pariwisata dengan kerja sama. Sama-sama bekerja mengharap ridho Allah SWT,” pungkasnya. (adv).

Pos terkait