LINGKARPENA.ID | Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyambut positif langkah pemerintah pusat melalui PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang menyiapkan dana sebesar Rp 5 triliun untuk merehabilitasi dan memodernisasi jalur kereta di wilayah Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek).
Dedi menyampaikan, dana tersebut akan digunakan untuk peremajaan dan peningkatan sarana transportasi di wilayah Jabodetabek, guna memperkuat konektivitas dan pelayanan publik di sektor perkeretaapian.
Selain program tersebut, Dedi mengungkapkan bahwa PT KAI juga tengah menyiapkan peluncuran Kereta Wisata “Jakalalana”, yang akan melintasi sejumlah rute strategis di Jawa Barat. Rute tersebut meliputi Jakarta–Bogor, Bogor–Sukabumi, dan Sukabumi–Cianjur.
“Kereta ini nantinya akan menjadi daya tarik baru di sektor pariwisata Jawa Barat, sekaligus membuka peluang ekonomi di daerah-daerah yang dilalui,” ujar Dedi.
Lebih lanjut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama PT KAI juga tengah menyiapkan kerja sama pengoperasian kereta khusus pengangkut komoditas dan logistik hasil pertanian serta peternakan, seperti sapi, domba, ayam, sayuran, kelapa, dan beras.
“Kita akan sediakan empat kereta khusus untuk mendukung sektor pertanian dan peternakan Jawa Barat. Jalurnya mencakup wilayah Cianjur, Bogor, Sukabumi, hingga Bandung,” jelasnya.
Selain itu, Pemprov Jabar juga berencana mengembangkan jalur kereta Cirebon–Jakarta serta mempercepat perjalanan Jakarta–Bandung dengan target waktu tempuh sekitar 1,5 jam melalui jalur kereta eksisting. Rencana ini akan diwujudkan melalui kerja sama strategis antara Pemprov Jabar dan PT KAI.
Dedi menegaskan, langkah ini menjadi bagian dari upaya besar memperkuat konektivitas wilayah, meningkatkan daya saing ekonomi daerah, serta mendorong pariwisata dan distribusi logistik di Jawa Barat.






