Ratusan Pesepeda Meriahkan Gowes Hari Pahlawan di Cibadak

LINGKARPENA.ID | Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan tahun 2025, puluhan komunitas pesepeda dari berbagai wilayah di Kabupaten Sukabumi ambil bagian dalam kegiatan Gowes Bersama yang digelar di Kecamatan Cibadak, Minggu (9/11/2025).

Event bersemangat kebersamaan ini dimulai dari halaman Ramayana Cibadak dan berakhir di Bukit Panenjoan, Desa Tenjojaya. Sejak pagi, suasana tampak semarak dengan deretan peserta yang mengenakan atribut komunitas masing-masing, siap menempuh rute menantang sepanjang jalur perbukitan Cibadak.

Kegiatan dilepas secara resmi oleh Danramil Cibadak Kapten Edi Rosana, yang dalam sambutannya menekankan makna gowes ini bukan sekadar olahraga, melainkan juga bentuk penghormatan kepada para pejuang bangsa.

Baca juga:  GAPURA RI: Tuding Realisasi APBD Kabupaten Sukabumi 2020 Sarat Penyimpangan

“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya berolahraga untuk menjaga kebugaran, tetapi juga meneladani semangat para pahlawan yang berjuang demi kemerdekaan. Kami pun mengingatkan peserta untuk selalu tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama,” ujar Kapten Edi.

Dukungan penuh terhadap acara ini juga datang dari unsur Forkopimcam, KNPI Kecamatan Cibadak, dan Dispora Kabupaten Sukabumi.

Baca juga:  Menjelang Takbiran Si Jago Merah Ngamuk di Surade, Dua Rumah Hangus Tidak Terselamatkan

Wakil Ketua KNPI Cibadak, Abiya Mahabudin, mengatakan gowes ini menjadi momentum kolaborasi antara pemuda dan pemerintah daerah dalam mengembangkan kegiatan positif di bidang olahraga dan sosial.

“Kegiatan ini bisa menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat sinergi lintas komunitas. Kami berterima kasih kepada semua pihak, terutama PT Bogorindo Cemerlang, yang turut membantu terselenggaranya kegiatan ini,” tutur Abiya.

Abiya menambahkan, tercatat 14 komunitas sepeda ikut ambil bagian dalam gowes kali ini. Peserta datang tidak hanya dari wilayah Sukabumi, tetapi juga dari Cicurug, Parungkuda, bahkan Depok.

Baca juga:  Ajang Bergengsi Lory Race Bupati Cup II, Marwan: Lestarikan Budaya

Rute yang dilalui para pesepeda disebut cukup menantang, terutama di jalur Cibadak–Tenjojaya, namun panorama alam di sekitar Bukit Panenjoan menjadi hadiah tersendiri bagi peserta yang berhasil mencapai garis akhir.

“Selama sebulan kami meninjau rute terbaik agar kegiatan berjalan aman dan menyenangkan. Meski ada tanjakan cukup curam, peserta tetap antusias hingga finish,” pungkasnya.

Penulis : Jajang

Editor : Redaksi

 

Pos terkait