LINGKARPENA.ID | Camat Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, R. Ade Akhsan Bratadiredja, melakukan pengecekan langsung ke salah satu dapur Sentra Pengolahan Pangan Gizi (SPPG) di Kecamatan Sagaranten yang sempat menjadi sorotan warga setelah videonya beredar luas. Peninjauan tersebut dilakukan bersama unsur Forkopimcam dan Tim Kesehatan UPTD Puskesmas Sagaranten, Senin (1/12/2025).
Langkah cepat ini merupakan respons atas keluhan warga yang disampaikan melalui rekaman video tersebut. Camat Ade Akhsan mengungkapkan bahwa dirinya langsung turun ke lapangan setelah menerima laporan mengenai keberatan dari masyarakat.
“Begitu kami mendapatkan laporan dan melihat videonya, saya langsung berkoordinasi dengan Forkopimcam untuk melakukan pengecekan. Kami ingin memastikan bahwa operasional SPPG berjalan sesuai standar dan tidak menimbulkan keresahan di masyarakat,” ujar Camat Ade Akhsan.
Dalam kunjungannya, ia menekankan pentingnya keterbukaan pengelola SPPG terhadap masukan warga. Menurutnya, penyelenggara dapur SPPG harus mampu beradaptasi dengan kebutuhan lingkungan sekitar serta menunjukkan sikap proaktif dalam menjaga standar kebersihan dan operasional.
“Setiap kritik dari warga harus menjadi bahan evaluasi. Jika ditemukan kekurangan, segera lakukan perbaikan, jangan menunggu ada teguran berikutnya,” tegasnya.
Tim kesehatan lingkungan dari Puskesmas Sagaranten juga memberikan sejumlah rekomendasi teknis. Salah satu perhatian utama adalah kondisi lingkungan sekitar dapur, termasuk sistem pembuangan air yang dinilai perlu pembenahan agar operasional tetap memenuhi standar higienitas.
Sementara itu, Asisten Lapangan SPPG, Heri, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran jajaran Forkopimcam. Ia menegaskan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti seluruh saran serta arahan yang diberikan demi memastikan kegiatan pengolahan pangan berjalan lebih baik dan sesuai ketentuan.






