LINGKARPENA.ID | Di tengah arus deras informasi digital yang kerap kehilangan kedalaman makna, serta ancaman kerusakan lingkungan akibat praktik pertanian berbasis kimia, Aris Wanto memilih jalur pengabdian yang tidak biasa. Ia merangkai dua dunia yang tampak berbeda—media dan pertanian—menjadi satu napas perjuangan untuk keberlanjutan manusia dan alam.
Langkah Aris di dunia profesional bermula dari ruang redaksi. Pada rentang 2016 hingga 2018, ia aktif sebagai wartawan di Mediajampang.id. Pengalaman liputan di lapangan membuka matanya bahwa informasi bukan sekadar laporan peristiwa, melainkan instrumen penting yang dapat memengaruhi arah kebijakan dan kesadaran publik. Dari sana, Aris memahami peran strategis media sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat.
Kesadaran itulah yang mendorongnya mendirikan PT Jampang Manggung Multi Media pada 2019. Melalui perusahaan ini, Aris mengelola media Lingkarpena.id yang ia rancang bukan semata sebagai portal berita, tetapi sebagai ruang literasi publik. Lingkarpena.id diarahkan untuk menyajikan informasi yang seimbang, edukatif, dan bertanggung jawab, sekaligus menjadi wadah penyebaran program-program pemerintah agar lebih mudah dipahami masyarakat.
Dalam pandangan Aris, media memiliki amanah moral. Ia menolak praktik jurnalisme instan yang hanya mengejar sensasi dan angka pembaca. Sebaliknya, ia meyakini bahwa pers seharusnya berkontribusi pada pencerdasan bangsa dan penguatan nilai-nilai sosial.
Dedikasi tersebut juga tercermin melalui kiprahnya di organisasi profesi. Aris dipercaya memimpin PWI Peduli Kabupaten Sukabumi dan mengemban amanah sebagai Sekretaris SMSI Kabupaten Sukabumi. Lewat peran ini, ia konsisten mendorong praktik jurnalistik yang beretika, humanis, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Namun perjalanan Aris tidak berhenti di ranah media. Kepeduliannya terhadap masa depan lingkungan membawanya terjun ke sektor pertanian berkelanjutan. Ia memilih menjadi distributor pupuk organik sebagai bentuk respons atas ketergantungan petani terhadap pupuk kimia yang dinilainya merusak tanah dalam jangka panjang.
Melalui distribusi pupuk organik yang terjangkau dan ramah lingkungan, Aris berupaya menghidupkan kembali pola pertanian yang selaras dengan alam. Pupuk organik yang ia pasarkan membantu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kesuburan alami, dan menghasilkan panen yang lebih berkualitas tanpa meninggalkan residu kimia berbahaya.
Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh lahan pertanian, tetapi juga oleh masyarakat sebagai konsumen. Produk hortikultura yang dihasilkan menjadi lebih sehat, aman dikonsumsi, dan berkontribusi pada peningkatan kualitas pangan serta kesehatan publik secara luas.
Bagi Aris Wanto, dunia media dan pertanian memiliki benang merah yang sama: keberlanjutan. Informasi yang jujur dan mencerdaskan akan melahirkan masyarakat yang sadar, sementara lingkungan yang terjaga akan memastikan kehidupan generasi mendatang. Melalui pena dan tanah, Aris menunjukkan bahwa pengabdian sejati dapat hadir dalam berbagai bentuk, selama tujuannya tetap satu—memberi manfaat bagi manusia dan alam.






