RSUD R Syamsudin S H, Kota Sukabumi Terima Kunjungan Studi Banding RSUD Sayang Cianjur

LINGKARPENA.ID | RSUD R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi dengan penuh kebanggaan menerima kunjungan studi banding dari RSUD Sayang Kabupaten Cianjur. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antarrumah sakit daerah, khususnya dalam pengelolaan layanan kesehatan berbasis teknologi tinggi.

 

Kunjungan studi banding tersebut difokuskan pada berbagi pengetahuan dan pengalaman terkait pengelolaan layanan Magnetic Resonance Imaging (MRI). Salah satu topik utama yang dibahas adalah Kerja Sama Operasional (KSO) alat MRI, mulai dari aspek perencanaan, pengelolaan operasional, hingga strategi keberlanjutan layanan. Selain itu, diskusi juga menyoroti sistem remunerasi yang diterapkan, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan tenaga kesehatan sekaligus menjaga profesionalisme dan kualitas pelayanan.

Baca juga:  Dandim 0607 Turut Berikan Sertifikat PTSL di Kota Sukabumi

 

Direktur RSUD R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi beserta jajaran manajemen menyambut langsung rombongan RSUD Sayang Cianjur. Dalam suasana yang hangat dan konstruktif, kedua belah pihak saling bertukar pandangan, pengalaman, serta praktik terbaik (best practices) yang telah diterapkan di masing-masing rumah sakit. Paparan disampaikan secara komprehensif, disertai sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif.

 

Manajemen RSUD R. Syamsudin, S.H. memaparkan bagaimana pengelolaan layanan MRI tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan medis, tetapi juga pada tata kelola rumah sakit yang efektif, efisien, dan akuntabel. Skema KSO alat MRI dijelaskan sebagai salah satu solusi strategis dalam menghadirkan layanan penunjang diagnostik yang canggih, tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan anggaran daerah.

Baca juga:  DKUKM Kabupaten Sukabumi Sosialisasikan Haki kepada Pelaku UMKM

 

Sementara itu, pembahasan mengenai sistem remunerasi menjadi perhatian khusus, mengingat perannya yang sangat penting dalam memotivasi sumber daya manusia rumah sakit. Sistem yang adil, transparan, dan berbasis kinerja dinilai mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus menciptakan iklim kerja yang profesional dan berkelanjutan.

 

Melalui kegiatan studi banding ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin erat antara RSUD R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi dan RSUD Sayang Cianjur. Sinergi tersebut tidak hanya sebatas pertukaran informasi, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan daerah, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta penerapan tata kelola rumah sakit yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

Baca juga:  Respon Positif Sertifikasi, Peserta Asesmen TPP Sumsel Membludak

 

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjalin komunikasi dan kolaborasi di masa mendatang, demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin prima, merata, dan berorientasi pada keselamatan serta kepuasan pasien.

Pos terkait