LINGKARPENA.ID | Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cibenda, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, resmi diluncurkan pada Kamis (15/01/2026). Program yang dikelola Yayasan Satria Prasada Sukabumi ini menjadi bagian dari implementasi program pemerintah dalam pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi pelajar dan kelompok rentan.
Launching SPPG Cibenda berlangsung di SD Negeri 1 Cibenda dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Ciemas, Kepala Desa Cibenda, para kepala sekolah penerima manfaat, serta puluhan relawan SPPG Cibenda.
Dapur SPPG Cibenda beralamat di Kampung Mekarasih RT 005/002, Desa Cibenda, Kecamatan Ciemas. Pada tahap awal penyaluran, SPPG Cibenda mendistribusikan sebanyak 1.671 paket Makan Bergizi Gratis (MBG). Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.228 paket diperuntukkan bagi pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), sementara 443 paket lainnya disalurkan kepada kelompok B3 yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan bayi. Selain itu, program ini juga didukung oleh 47 orang tenaga relawan.
Owner SPPG Cibenda, Bambang Jatnika Baroy, mengatakan bahwa keberadaan dapur SPPG diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah dan kelompok rentan.
“Dapur SPPG Cibenda yang kami kelola saat ini menyalurkan sebanyak 1.671 paket MBG. Rinciannya, 1.228 paket untuk pelajar SD dan SMP, serta 443 paket untuk kelompok B3, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan bayi. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung program pemerintah,” ujar Bambang.
Sementara itu, Camat Ciemas, Usep Supelita, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis pemerintah yang membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar berjalan optimal dan berkelanjutan.
“Program pemerintah ini perlu didukung oleh seluruh masyarakat. Dengan kebersamaan, insyaallah manfaatnya akan lebih luas dirasakan,” ungkap Usep.
Pada kesempatan tersebut, Camat Ciemas juga menyampaikan harapannya agar ke depan jangkauan layanan SPPG Cibenda dapat diperluas, termasuk menyentuh para santri yang berada di lingkungan pondok pesantren (ponpes) di wilayah Kecamatan Ciemas.
Selain itu, Usep menekankan pentingnya komunikasi antara penerima manfaat dengan pengelola SPPG apabila terdapat hal-hal yang dirasa kurang sesuai, baik dari sisi menu maupun teknis penyaluran.
“Apabila ke depannya ada hal yang sekiranya tidak sesuai, baik terkait menu atau hal lainnya, kami harapkan dapat dikomunikasikan langsung dengan pihak pengelola SPPG yang bersangkutan, agar bisa segera diperbaiki,” katanya.
Usep juga menyampaikan rasa syukurnya atas terlaksananya launching penyaluran paket MBG di wilayahnya.
“Alhamdulillah hari ini kita menghadiri launching penyaluran paket MBG. Mudah-mudahan ke depannya seluruh penerima manfaat di Kecamatan Ciemas dapat merasakan program pemerintah ini,” ujarnya.
Di sisi lain, Kepala SD Negeri 1 Cibenda, Rohmah, S.Pd, mengapresiasi pendistribusian paket MBG yang diterima oleh sekolahnya. Ia menyebutkan bahwa program tersebut telah lama dinantikan oleh pihak sekolah dan para siswa.
“Alhamdulillah adanya paket MBG ini sudah kami nanti sejak lama. Kami dari pihak sekolah sangat mengapresiasi program ini,” tutur Rohmah.
Rohmah menjelaskan bahwa SDN 1 Cibenda menerima sebanyak 227 paket MBG. Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi kesehatan serta konsentrasi belajar para siswa.
“Jumlah paket MBG yang kami terima sebanyak 227 paket. Tentu ini sangat membantu, terutama dalam mendukung pemenuhan gizi siswa kami,” pungkasnya.
Dengan diluncurkannya SPPG Cibenda, diharapkan program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Ciemas dapat berjalan secara berkesinambungan dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.






