Miris di Sukabumi Warga Tandu Orang Sakit, Akibat Jalan Rusak Ambulans Mandeg

LINGKARPENA.ID | Kondisi memprihatinkan terjadi di Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi. Ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Tanjungsari dengan Desa Bojong Tipar dilaporkan mengalami kerusakan berat hingga menyulitkan aktivitas warga sehari-hari.

 

Kerusakan jalan yang sudah berlangsung lama itu kini kembali menjadi sorotan setelah sebuah video beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, tampak sejumlah warga terpaksa menggotong seorang warga yang sedang sakit melewati jalan berlumpur dan penuh kerusakan, lantaran kendaraan tidak mampu menjangkau lokasi rumah pasien.

Baca juga:  Dukung Perumahan MBR, Bank BJB Sukabumi, BP Tapera Serta Apersi Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pembiayaan FLPP

 

Peristiwa itu sontak mengundang keprihatinan publik. Banyak warganet menilai kondisi jalan tersebut tidak hanya menghambat mobilitas, namun juga mengancam keselamatan, terutama bagi warga yang membutuhkan akses kesehatan secara cepat.

 

Salah satu warga menuliskan ungkapan haru dalam unggahannya di media sosial.

 

“Ya Allah, sing dikuatkeun nu teu damangna. Sing dibukakeun mata para pajabat nu berwenang kana jalan ieu,” tulis warga dalam unggahan tersebut.

 

Warga sekitar menyebutkan, jalan tersebut merupakan akses vital yang digunakan setiap hari untuk berbagai kepentingan, mulai dari membawa hasil pertanian, akses sekolah anak-anak, hingga jalur menuju fasilitas kesehatan. Namun ironisnya, kondisi jalan yang hancur membuat masyarakat seolah terisolasi.

Baca juga:  Pepadi Kabupaten Sukabumi Optimis Sabet Juara di Binojakrama 2025

 

Seorang warga lainnya mengungkapkan bahwa kerusakan jalan sudah terjadi cukup lama, tetapi hingga kini belum ada perbaikan berarti.

 

“Ini jalan kabupaten, tapi kondisinya seperti tidak pernah disentuh perbaikan. Kalau ada orang sakit seperti ini, kami harus gotong manual,” ujar seorang warga.

 

Masyarakat berharap, viralnya video tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah agar segera melakukan langkah nyata. Warga menegaskan, perbaikan jalan bukan sekadar soal pembangunan infrastruktur, melainkan menyangkut hak dasar masyarakat untuk mendapatkan akses yang layak.

Baca juga:  Buruh Industri di Sukabumi "Tercekik Rentenir" Pemda Diminta Turun Tangan

 

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa jalan rusak bukan hanya soal berlubang atau berlumpur, tetapi bisa menjadi penghambat keselamatan dan kemanusiaan. Warga pun berharap, pemerintah segera turun tangan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Pos terkait