LINGKARPENA.ID | Kawasan Gunung Gombong, Desa Cijurey, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, semakin mencuri perhatian masyarakat sebagai destinasi wisata religi yang menawarkan perpaduan nilai sejarah, spiritualitas, serta panorama alam yang masih terjaga.
Salah satu titik yang paling sering dikunjungi berada di Dusun Pasirhideung, yakni petilasan makam Syekh Maulana Mansyuruddin. Pada momen tertentu, terutama menjelang bulan Rajab dan Syaban, kawasan tersebut dipadati peziarah dari berbagai daerah, baik dari Jawa Barat maupun luar provinsi.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menilai Gunung Gombong memiliki karakter wisata yang unik karena menyatukan unsur religi, sejarah, dan keindahan alam.
“Gunung Gombong bukan hanya menawarkan tempat ziarah, tetapi juga menyimpan cerita sejarah dan pemandangan alam yang masih asri. Potensinya sangat besar untuk dikembangkan sebagai wisata religi unggulan,” ujar Ali Iskandar, Kamis (5/2/2026).
Gunung Gombong sendiri berada di kawasan konservasi hutan milik Perhutani. Keberadaannya dinilai memberi pengalaman berbeda bagi wisatawan karena selain bernuansa religi, kawasan ini juga menghadirkan suasana tenang dengan udara pegunungan yang sejuk.
Lokasi Gunung Gombong dapat ditempuh sekitar 1 hingga 2 jam perjalanan dari pusat Kota Sukabumi, dengan jarak kurang lebih 20 kilometer. Akses menuju lokasi cukup mudah melalui jalur Paldua–Ciengang, yang menawarkan pemandangan hamparan hutan pinus serta kebun kopi milik warga.
Selain menjadi tempat wisata religi, Gunung Gombong juga dikenal sebagai kawasan habitat satwa liar yang dilindungi. Dengan luas mencapai sekitar 131,87 hektare, wilayah ini masih memiliki ekosistem yang terjaga, termasuk keberadaan satwa endemik seperti owa jawa.
Ali Iskandar menambahkan, potensi wisata Gunung Gombong tidak semata dapat dikembangkan untuk ziarah, namun juga bisa menjadi kawasan wisata terpadu yang tetap menghormati nilai budaya dan kearifan lokal.
“Kami berharap pengelolaan wisata Gunung Gombong dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat sekitar, sehingga manfaat ekonomi dan sosialnya dapat dirasakan langsung oleh warga,” katanya.
Dengan kekayaan spiritual, nilai sejarah, serta alam yang masih alami, Gunung Gombong dinilai memiliki peluang besar menjadi salah satu ikon wisata religi unggulan di Sukabumi sekaligus destinasi alternatif bagi wisatawan yang mencari perjalanan yang lebih bermakna. (adv).






