Lonjakan Wisatawan di Pantai Minajaya Saat Lebaran, Sekdis Soroti Dampak Ekonomi dan Keselamatan

LINGKARPENA.ID | Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Havid Fauzi As Syidik, melakukan kunjungan dinas langsung ke objek wisata Pantai Minajaya, Kecamatan Surade, Selasa (24/3/2026).

 

Kunjungan tersebut dilakukan di tengah lonjakan signifikan jumlah wisatawan selama libur Lebaran 1447 Hijriah. Ribuan pengunjung memadati kawasan pantai, yang mayoritas berasal dari luar wilayah Pajampangan. Pantauan di lapangan menunjukkan kendaraan wisatawan didominasi pelat nomor “B” dari Jabodetabek.

 

Havid Fauzi As Syidik mengungkapkan, peningkatan jumlah wisatawan tahun ini merupakan yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

 

“Ya, tanggapan saya yang pertama, mungkin ini dari dua tahun terakhir, tahun ini yang paling ramai. Beberapa tahun yang lalu mungkin agak sepi, sekarang ada peningkatan yang sangat signifikan,” ujarnya kepada lingkarpena. id, Selasa ( 24/3/2026 ).

Baca juga:  Trail Run Goalpara 2026, Strategi Sport Tourism Sukabumi Dongkrak Ekonomi Lokal

 

Ia menilai, tingginya kunjungan wisatawan menjadi hal yang patut disyukuri karena menunjukkan antusiasme masyarakat dalam merayakan Idulfitri dengan berwisata, sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat setempat.

 

“Yang pertama tentu patut kita syukuri, artinya masyarakat menyambut Idulfitri ini dengan aktivitas wisata. Dampaknya, aktivitas ekonomi masyarakat sekitar meningkat, yang diharapkan bisa mendorong kesejahteraan, khususnya di kawasan Pantai Minajaya,” katanya.

 

Namun demikian, Havid juga menyoroti masih adanya pekerjaan rumah (PR) bagi sektor pariwisata di Kabupaten Sukabumi, terutama dalam meningkatkan kontribusi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

Baca juga:  Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Minajaya Sukabumi

 

“Masih banyak PR juga untuk pariwisata Kabupaten Sukabumi, karena dari sisi PDRB, sumbangsih pariwisata belum maksimal. Kita berharap momentum libur Lebaran ini bisa mendongkrak kontribusi tersebut,” ungkapnya.

 

Dalam upaya menarik kunjungan wisatawan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga memberikan stimulus berupa diskon tiket masuk ke objek wisata, dengan harga tiket masuk Rp6.000.

 

“Kita berharap momen ini menjadi tonggak kebangkitan pariwisata di Kabupaten Sukabumi,” tambahnya.

 

Terkait peningkatan jumlah kunjungan, Havid memperkirakan terjadi kenaikan lebih dari 50 persen dibanding tahun sebelumnya, meski data pastinya masih dalam proses penghitungan.

Baca juga:  Wabup: Kabupaten Sukabumi siap Terima Kunjungan Wisatawan saat Libur Nataru

 

“Belum terukur secara pasti, tapi tren kami melihat peningkatannya mungkin lebih dari 50 persen dibanding tahun lalu,” jelasnya.

 

Ia juga menyebutkan, pihaknya telah membagi wilayah pengawasan menjadi tiga zona utama guna mengantisipasi lonjakan wisatawan, yakni wilayah utara (Kadudampit–Selabintana), selatan barat (Palabuhanratu, Cisolok, Cikakak), dan selatan (Ujunggenteng hingga Minajaya).

 

Menurutnya, aspek keselamatan menjadi perhatian utama di tengah meningkatnya aktivitas wisata, terlebih setelah adanya sejumlah insiden sebelumnya.

 

“Ini menjadi catatan penting bagi kami. Dengan meningkatnya kunjungan, faktor keselamatan harus benar-benar ditingkatkan. Kita tidak ingin kejadian-kejadian sebelumnya terulang kembali,” tegasnya.(adv).

Pos terkait