Bapperida Hadir Nyata, Pembangunan Hunian Relokasi Kampung Mubarakah Resmi Dimulai

LINGKARPENA.ID | Pemerintah Kabupaten Sukabumi resmi memulai pembangunan kawasan hunian relokasi bagi warga terdampak pergerakan tanah di Kampung Mubarakah, Desa Cikadu, Rabu (1/4/2026).

 

Kehadiran Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) dalam peresmian tersebut menegaskan peran strategis perencanaan daerah dalam memastikan program berjalan terarah dan berkelanjutan.

 

Acara peresmian dihadiri langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, serta sejumlah perangkat daerah. Momentum ini sekaligus menandai dimulainya realisasi program relokasi yang telah dipersiapkan secara matang, mulai dari penentuan lokasi, penyelesaian administrasi, hingga kolaborasi lintas sektor.

Baca juga:  Infastruktur Jadi Prioritas di Musrenbangdes Desa Cipeundeuy Sukabumi

 

Kepala Bapperida Kabupaten Sukabumi, Toha Wildan Athoilah, menegaskan bahwa pembangunan Kampung Mubarakah merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan solusi jangka panjang bagi masyarakat terdampak bencana.

 

“Pembangunan ini bukan sekadar menghadirkan hunian baru, tetapi memastikan masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang aman, layak, dan berkelanjutan,” ujarnya.

 

Kawasan Kampung Mubarakah dibangun di atas lahan milik pemerintah daerah seluas kurang lebih 34.400 meter persegi. Hunian yang disiapkan dirancang tahan gempa dengan mengusung kearifan lokal melalui arsitektur khas Sunda. Selain itu, material yang digunakan mengedepankan konsep ramah lingkungan, seperti bambu dan kayu, dengan luas bangunan bervariasi antara 36 hingga 60 meter persegi.

Baca juga:  Kepala Bapperida Sukabumi Ajak Perkuat Silaturahmi di Hari Raya Idul Fitri 1447 H

 

Sementara itu, Bupati Sukabumi Asep Japar menuturkan bahwa penamaan “Mubarakah” mengandung doa dan harapan besar bagi para penyintas bencana agar dapat memulai kehidupan baru yang lebih baik.

 

“Kami ingin kawasan ini menjadi simbol kebangkitan. Tidak hanya sebagai tempat tinggal yang layak, tetapi juga menghadirkan rasa aman, kenyamanan, dan harapan baru bagi masyarakat,” ungkapnya.

Baca juga:  Kepala Bapperida Kabupaten Sukabumi Sampaikan Ucapan Hari Nelayan Nasional 2026

 

Proyek pembangunan ini akan dilaksanakan secara bertahap sepanjang tahun 2026. Tahap pertama dimulai pada April hingga Juni dengan pembangunan 20 unit rumah. Selanjutnya, tahap kedua akan membangun 30 unit, dan tahap ketiga sebanyak 36 unit hingga akhir tahun.

 

Dengan dimulainya pembangunan Kampung Mubarakah, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap proses relokasi berjalan lancar serta mampu mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat terdampak, sekaligus menghadirkan lingkungan hunian yang lebih aman dan berdaya tahan terhadap bencana. (adv).

Pos terkait