Banjir Terjang Cisolok, Tiga Mobil Wisatawan Terseret Arus di Resort Ketapang

LINGKARPENA.ID | Hujan deras dengan durasi cukup panjang yang mengguyur wilayah Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (11/4/2026) malam, sekira pukul 21.30 WIB, memicu terjadinya banjir di sejumlah titik. Tingginya intensitas curah hujan menyebabkan debit air meningkat drastis hingga meluap dan merendam permukiman warga.

 

Beberapa lokasi yang terdampak di antaranya kawasan Cikembang, Kampung Gunung Geulis, Cigoler, hingga Desa Pasirbaru. Selain menggenangi rumah warga, banjir juga merendam sejumlah toko di pusat aktivitas masyarakat Cisolok.

Baca juga:  Geger, Jasad Pria Bertato Tergeletak di Pesisir Pantai Mandalaratu Surade

 

Tidak hanya itu, peristiwa banjir juga berdampak pada kawasan wisata Resort Ketapang. Tiga unit kendaraan roda empat milik wisatawan dilaporkan terseret arus deras hingga hanyut saat kejadian berlangsung.

 

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cisolok, Andri Firmansyah, saat dikonfirmasi lingkarpena. id, menjelaskan bahwa banjir dipicu oleh tingginya curah hujan yang terjadi secara terus-menerus.

Baca juga:  Dinas Perikanan Sukabumi Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Cisolok

 

“Curah hujan yang tinggi menyebabkan debit air meningkat signifikan hingga meluap ke permukiman warga. Dampaknya, rumah dan toko terendam, serta tiga kendaraan milik pengunjung di Resort Ketapang ikut terseret arus,” ujar Andri.

 

Ia menambahkan, upaya penanganan darurat langsung dilakukan oleh pihak resort bersama petugas di lapangan. Hingga saat ini, dua dari tiga kendaraan yang hanyut telah berhasil dievakuasi, sementara satu unit lainnya masih dalam proses pencarian.

Baca juga:  Hektaran Tanah di Cibaregbeg Sagaranten Mengalami Anjlok

 

“Penanganan dilakukan secara cepat untuk meminimalisir kerugian. Dua kendaraan sudah berhasil diamankan, sedangkan satu unit masih dalam pencarian,” tambahnya.

 

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat dan wisatawan agar lebih waspada terhadap potensi bencana, terutama saat kondisi cuaca ekstrem melanda wilayah Sukabumi.

Pos terkait