Tiga Rumah di Curugkembar Dilalap Api, Warga Berjibaku Selamatkan Harta Benda

Kebakaran di Curigkembar hanguskan tiga rumah warga pada Selasa malam (9/6) sekira pukul 20.00 Wib.[dok.ist]

LINGKARPENA.ID | Malam yang seharusnya menjadi waktu beristirahat berubah menjadi kepanikan bagi warga Kampung Cihideung, RT 002 RW 001, Desa Curugkembar, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi. Kobaran api yang diduga berasal dari kompor gas melahap tiga unit rumah panggung milik warga pada Selasa (9/6/2026) malam.

 

Peristiwa kebakaran tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 20.00 WIB. Dalam waktu singkat, api membesar dan menjalar ke bangunan rumah yang sebagian besar berbahan kayu. Api membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah sambil berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan.

 

Tiga rumah yang terbakar diketahui milik Solah, Mito, dan Hj. Junar. Sebanyak tiga kepala keluarga dengan total 10 jiwa terdampak dalam kejadian tersebut.

Baca juga:  Longsor di Nagrak, Sebabkan Dinding Rumah Warga Jebol

 

Di tengah suasana malam yang gelap, warga berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu bantuan petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi. Laporan kejadian diterima petugas dari seorang warga bernama Andri pada pukul 20.37 WIB.

 

Satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pos IX Sektor Sagaranten segera diberangkatkan pada pukul 20.38 WIB menuju lokasi yang berjarak sekitar 10 kilometer dari posko. Petugas mulai melakukan pemadaman pada pukul 20.50 WIB dengan memanfaatkan sumber air dari Sungai Cihideung yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

 

Komandan Regu Pos IX Sektor Sagaranten, Supyadin, mengatakan proses pemadaman berlangsung cukup lama karena api sudah terlanjur membesar saat laporan diterima petugas.

Baca juga:  Kebakaran Rumah di Sagaranten, Diduga Akibat Arus Pendek, Kerugian Capai Rp200 Juta

 

“Saat kami menerima laporan, kondisi api sudah membakar sebagian besar bangunan. Selain itu, pelaporan dari lokasi kejadian juga terlambat sehingga api lebih dulu berkembang. Namun berkat kerja sama petugas dan warga, api berhasil dipadamkan dan tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi,” ujar Supyadin.

 

Menurutnya, proses pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga pukul 22.30 WIB atau sekitar dua jam empat puluh menit sejak keberangkatan petugas. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

 

Meski seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri, ketiga rumah panggung berukuran masing-masing sekitar 4 x 9 meter itu hangus terbakar. Total luas bangunan yang terdampak mencapai sekitar 108 meter persegi dengan estimasi kerugian mencapai Rp250 juta.

Baca juga:  Belasan Warga Kota Sukabumi Diduga Keracunan Makanan

 

“Alhamdulillah seluruh penghuni dalam keadaan selamat dan bangunan di sekitar titik kebakaran juga berhasil diamankan. Tingkat penanganan mencapai 100 persen untuk objek yang terbakar,” tambah Supyadin.

 

Hingga pemadaman selesai, kondisi petugas maupun kendaraan pemadam kebakaran dilaporkan dalam keadaan baik. Sementara penyebab kebakaran diduga berasal dari kompor gas yang memicu munculnya api sebelum akhirnya membesar dan menghanguskan tiga rumah warga.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu memastikan kondisi kompor dan instalasi gas dalam keadaan aman, terutama saat malam hari ketika sebagian besar penghuni rumah tengah beristirahat.(adv).

Pos terkait