Pos Damkar Sukaraja Gercep Atasi Kebakaran Warung Kopi, Ini Penyebabnya

FOTO: Kobaran api yang membakar warung kopi sebelum di padamkan tim Pos Damkar Sukaraja, Rabu (15/4).[dok.damkar]

LINGKARPENA.ID | Senja di Kampung Legok Nyenang, Desa Pasir Halang, Kecamatan Sukaraja, sempat diwarnai kepanikan warga setelah sebuah warung kopi dilaporkan terbakar, Rabu (15/4/2026). Api diduga berasal dari kompor yang menyambar bahan bakar bensin di lokasi, memicu kobaran yang dengan cepat membesar.

 

Laporan kejadian diterima petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi pada pukul 17.28 WIB. Hanya berselang lima menit, tim dari Posko Sukaraja sudah tiba di lokasi pada pukul 17.33 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman.

Baca juga:  Bensin Eceran di Selatan Pajampangan Tembus di Angka 20-25 Ribu, Ini Pengakuan Konsumen dan Penyebabnya

 

Di tengah kepulan asap dan kerumunan warga yang cemas, petugas sigap menjinakkan api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya. Kecepatan respons menjadi kunci, mengingat lokasi kejadian berada di lingkungan permukiman yang cukup padat.

 

Danpos Damkar Sukaraja, Ade Feri, mengatakan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari kelalaian saat menggunakan kompor di dekat bahan bakar yang mudah terbakar.

Baca juga:  Kabid SDA DPU Kabupaten Sukabumi Gerak Cepat Tangani Lokasi Terdampak Banjir di Cisolok

 

“Api diduga berasal dari kompor yang menyambar bensin di sekitar lokasi. Kondisi ini sangat berbahaya karena bensin memiliki sifat mudah terbakar dan cepat memicu kobaran api,” ujar Ade Feri, kepada lingkarpena.id, Rabu (15/4/2026).

 

Ia menambahkan, beruntung tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, pihaknya tetap mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama saat menggunakan peralatan masak di dekat bahan yang mudah terbakar.

Baca juga:  Fuso Tubruk Warung di Sukabumi, Penyebebnya!

 

“Respon cepat tim di lapangan berhasil mencegah api meluas ke bangunan lain. Kami mengimbau warga agar selalu memastikan keamanan saat menggunakan kompor, terutama jika ada bahan bakar seperti bensin di sekitarnya,” tambahnya.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa potensi kebakaran bisa datang dari hal-hal sederhana di sekitar kita. Di balik secangkir kopi yang biasa menemani sore, tersimpan risiko yang tak boleh dianggap remeh jika kewaspadaan mulai lengah. (adv).

Pos terkait